Aliansi Dayak Bersatu Setanah Borneo Tolak Program Transmigrasi ke Kalimantan Barat

- Penulis

Kamis, 17 Juli 2025 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Kalbar-Aliansi Gabungan Organisasi Kepemudaan (OKP), Mahasiswa, Tokoh Masyarakat, dan Organisasi Dayak se-Kalimantan Barat yang tergabung dalam Aliansi Dayak Bersatu Setanah Borneo secara tegas menyatakan penolakan terhadap rencana program transmigrasi ke wilayah Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan dalam pertemuan konsolidasi akbar yang digelar di Rumah Betang Sutoyo, Kota Pontianak, pada Kamis, 17 Juli 2025. Dalam konferensi pers yang digelar usai pertemuan, Koordinator Aliansi, Hendro Ronianus, membacakan empat poin sikap resmi sebagai berikut:

1. Menolak program transmigrasi yang mendatangkan warga dari luar Kalimantan ke Kalimantan Barat, karena dinilai mengancam keseimbangan sosial, kultural, dan ekologis masyarakat lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. Menuntut keadilan kebijakan dari pemerintah pusat dalam pembangunan wilayah Kalimantan Barat, yang selama ini dianggap timpang dan terpinggirkan.

3. Mendesak penyelesaian persoalan mendasar di Kalimantan Barat, seperti ketertinggalan infrastruktur, akses pendidikan, layanan kesehatan, ketersediaan listrik, serta tingginya angka kemiskinan.

4. Merekomendasikan program relokasi lokal (translokal) yang berpihak pada masyarakat Kalimantan sendiri, bila ada kebutuhan redistribusi penduduk.

READ  LPK-RI B.A.I Bantah Tuduhan Pencatutan Penyaluran BBM Bersubsidi di SPBU 14.293.651

Hendro menyebut bahwa keputusan ini merupakan hasil konsolidasi lintas organisasi dan elemen masyarakat Dayak dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Barat. Menurutnya, program transmigrasi selama ini lebih sering memicu konflik agraria, ketimpangan penguasaan lahan, dan marginalisasi hak-hak masyarakat adat.

Aksi Damai Massal

Sebagai tindak lanjut, Aliansi Dayak Bersatu Setanah Borneo akan menggelar aksi damai besar-besaran pada hari Senin, 21 Juli 2025, untuk menyampaikan langsung tuntutan mereka kepada Gubernur Kalimantan Barat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Barat.

Aksi akan dimulai pukul 08.00 WIB dengan titik kumpul di Rumah Betang Sutoyo, Pontianak. Aksi ini direncanakan akan melibatkan ribuan massa dari berbagai latar belakang organisasi mahasiswa, pemuda, serta tokoh adat dan masyarakat sipil.

Aliansi menegaskan bahwa aksi akan dilakukan secara damai, tertib, dan sesuai koridor hukum yang berlaku, sebagai bentuk kecintaan terhadap tanah leluhur dan hak hidup masyarakat Kalimantan.

 

Sumber : Hendro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit
Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT
Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong
Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%
​Cara BRI BO Fatmawati Cetak Insan BRILiaN yang Tanggap Kondisi Darurat
Mama-Mama Papua Turun Tangan, Dapur Umum Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Makin Solid
SATGAS TMMD KE-128 KODIM 1801/MANOKWARI LAKSANAKAN PEMASANGAN DINDING RUMAH PROGRAM RTLH
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Rehabilitasi 5 Unit MCK Umum di Kampung Tanah Rubuh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 09:33 WIB

Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit

Kamis, 30 April 2026 - 05:10 WIB

Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT

Rabu, 29 April 2026 - 14:35 WIB

Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%

Rabu, 29 April 2026 - 09:55 WIB

​Cara BRI BO Fatmawati Cetak Insan BRILiaN yang Tanggap Kondisi Darurat

Berita Terbaru

Uncategorized

Polres Kediri ungkap 5 Kasus curanmor, dan kembalikan ke pemilik

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:19 WIB

Uncategorized

Kapolres Kediri Resmikan Renovasi Jembatan Merah Putih Presisi

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:09 WIB