Suararakyat.info.Semarang-Suasana akrab dan penuh semangat tampak dalam jamuan makan siang yang berlangsung di salah satu rumah makan populer di Kota Semarang, tepatnya di Ayam & Bebek Goreng “Mas Budi” Ngaliyan. Acara tersebut menjadi momen istimewa karena dihadiri oleh tokoh advokat senior asal Banyuwangi, Bang Jhon Sambo, SH, MH, bersama Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) FERADI WPI Advokat dan Paralegal Kota Semarang, Sukindar.(14/7/2025)
Kunjungan Bang Jhon Sambo ke Semarang kali ini tidak sekadar silaturahmi pribadi, melainkan juga menjadi ruang diskusi serius membahas kerja sama kelembagaan, penguatan jaringan bantuan hukum, serta rencana investasi sosial dalam bidang hukum yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya kalangan tidak mampu.
Dalam pernyataannya, Bang Jhon Sambo menegaskan bahwa perjalanan dan pertemuannya dengan para pengurus FERADI WPI di berbagai daerah, termasuk di Kota Semarang, bukan hanya untuk memperluas jaringan profesi, namun lebih dalam lagi untuk mengukuhkan peran advokat sebagai pembela rakyat kecil.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya dan keluarga mampir ke Semarang untuk menjalin kerja sama dan mempererat tali persaudaraan di tubuh FERADI WPI. Kita semua harus terus belajar dan berjuang bersama, terutama untuk masyarakat yang tidak mampu. Jangan sampai profesi ini hanya menjadi ladang cari cuan atau profit semata,” ujar Jhon Sambo.
Sementara itu, Sukindar selaku Ketua DPC FERADI WPI Kota Semarang menyambut hangat kehadiran Jhon Sambo dan menyampaikan terima kasih atas atensi serta kepedulian terhadap perkembangan organisasi FERADI di tingkat daerah. Ia menjelaskan bahwa pertemuan tersebut juga membahas berbagai strategi untuk memperkuat fungsi pelayanan hukum melalui Pusat Bantuan Hukum (PBH) FERADI WPI di seluruh Indonesia.
“Kami sangat mengapresiasi kedatangan dan arahan dari Bang Jhon. Sesuai arahan Ketua Umum FERADI WPI, Bapak Donny Andretti, kami di daerah terus memperkuat kapasitas dan jaringan organisasi agar FERADI WPI benar-benar menjadi mercusuar bagi masyarakat dalam mencari keadilan hukum,” ungkap Sukindar.
Dalam pertemuan yang penuh keakraban itu, turut dibahas pula sejumlah kasus aktual dan solusi penyelesaiannya, di mana para advokat senior memberikan pandangan dan arahan strategis. Momen ini membuktikan bahwa organisasi advokat tidak hanya berorientasi pada legalitas formal, tetapi juga pada semangat solidaritas dan kemanusiaan dalam mendampingi masyarakat.
FERADI WPI (Forum Relawan Advokat Indonesia – Wadah Persatuan Indonesia) selama ini dikenal sebagai organisasi advokat dan paralegal yang fokus pada pelayanan hukum berbasis kemasyarakatan, dengan pendekatan gotong royong dan keberpihakan pada kelompok rentan. Pertemuan-pertemuan seperti ini menjadi penting untuk terus menjaga semangat kolektif dan memperkuat langkah bersama dalam menghadirkan keadilan yang merata.
(Skd)














