Brutal! Pria di Kubu Raya Ditikam Lima Kali di Warung Kopi, Polisi Buru Dua Pelaku

- Penulis

Jumat, 11 Juli 2025 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Kalbar-Kasuus kekerasan brutal kembali mengguncang publik Kalimantan Barat. Seorang pria bernama Thomas (38), warga Kecamatan Sungai Kakap, Kubu Raya, harus dilarikan ke RS Antonius Pontianak setelah dikeroyok dan ditikam lima kali oleh sekelompok orang di warung kopinya sendiri, Selasa siang, 8 Juli 2025.

Korban mengalami empat luka tusukan di perut dan satu di kepala, dan saat ini masih menjalani perawatan intensif. Peristiwa berdarah itu terjadi di warung kopi milik korban di Dusun Jeruk, Desa Rengas Kapuas, sekitar pukul 12.00 WIB.

Menurut keterangan Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, aksi pengeroyokan ini berawal dari ulah pelaku berinisial DC (25) yang kedapatan mengintip istri korban saat berada di warung. Ironisnya, tindakan tidak senonoh tersebut bukan kali pertama dilakukan DC terhadap istri Thomas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Merasa dilecehkan, istri korban melapor kepada suaminya. Thomas yang marah menegur pelaku dan sempat menampar wajah DC,” ujar Ade, Jumat (11/7).

Tak terima ditampar, DC lantas memanggil ayah kandungnya AI (51) serta dua orang rekannya. Tak lama kemudian, keempatnya datang ke lokasi dan langsung melakukan pengeroyokan secara membabi buta.

READ  Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, Dengan Tegas Melarang Perjudian di Wilayah Riau 

“Korban diserang dengan senjata tajam. Diduga salah satu pelaku menikam korban hingga lima kali,” lanjut Ade.

Pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan dari istri korban. Dua dari empat pelaku DC dan AI berhasil diamankan di kediamannya. Sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

“Tim Reskrim Polsek Sungai Kakap masih memburu dua pelaku lain. Kami imbau mereka segera menyerahkan diri,” tegas Ade.

Satuan Reserse Polsek Sungai Kakap memastikan akan mengusut tuntas motif dan peran tiap pelaku dalam pengeroyokan sadis ini. Polisi menegaskan tidak ada ruang bagi aksi kekerasan dan main hakim sendiri di tengah masyarakat.

“Ini jadi pelajaran penting bahwa kekerasan hanya memperkeruh keadaan dan berujung pidana. Kami akan kawal proses hukumnya sampai tuntas,” ujar Ade.

Kasus ini memicu keprihatinan warga setempat. Mereka mendesak aparat penegak hukum menindak tegas para pelaku agar peristiwa serupa tidak terulang, serta menjaga rasa aman dan keadilan di tengah masyarakat.

 

Sumber: Humas Polres Kubu Raya

(Jn//98)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tegas Tanpa Ampun, Polsek Dolok Batu Nanggar Sikat Peredaran Narkoba di Simalungun
Dugaan Kekerasan Sistematis di Daycare Little Aresha, KPAI Desak Penutupan Permanen dan Proses Hukum Tegas
Polres Metro Jakpus Ringkus 3 Pelaku Jambret HP Milik WN Jerman
Polres Metro Bekasi Amankan Pengedar Sabu dan Ganja 3 Kg di Tambun Utara
Status Hukum Berbalik: Ayah Korban Nizam Syafei Jadi Tersangka di Tengah Praperadilan yang Memanas
Diduga Motor Warga Sukabakti Raib Saat Pagi, Keamanan Lingkungan Kembali Dipertanyakan
Begal di Gambir Sasar Petugas Damkar, Lima Pelaku Ditangkap, Empat Masih Buron
Polri Ungkap Kerugian Rp1,26 Triliun dari Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:25 WIB

Tegas Tanpa Ampun, Polsek Dolok Batu Nanggar Sikat Peredaran Narkoba di Simalungun

Selasa, 28 April 2026 - 14:53 WIB

Dugaan Kekerasan Sistematis di Daycare Little Aresha, KPAI Desak Penutupan Permanen dan Proses Hukum Tegas

Jumat, 24 April 2026 - 01:59 WIB

Polres Metro Jakpus Ringkus 3 Pelaku Jambret HP Milik WN Jerman

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

Polres Metro Bekasi Amankan Pengedar Sabu dan Ganja 3 Kg di Tambun Utara

Sabtu, 18 April 2026 - 14:22 WIB

Status Hukum Berbalik: Ayah Korban Nizam Syafei Jadi Tersangka di Tengah Praperadilan yang Memanas

Berita Terbaru