Suararakyat.info.Kab Bekasi – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi pada minggu (6/7/2025) menyebabkan Jalan Kampung Pelaukan, Desa Karang Rahayu, Kecamatan Karang Bahagia kembali terendam banjir pada Minggu sore. Genangan air setinggi 10 hingga 15 sentimeter kembali menyulitkan warga yang melintas, khususnya pengguna sepeda motor dan pejalan kaki.
Banjir di ruas jalan ini bukan kali pertama terjadi. Warga menyebut genangan air selalu muncul setiap kali hujan deras turun, bahkan dalam intensitas sedang sekalipun. Kondisi jalan yang berlubang dan ketiadaan sistem drainase yang memadai memperparah keadaan.
“Setiap musim hujan kami selalu was-was. Genangan air bukan cuma membuat susah lewat, tapi juga membahayakan. Sudah banyak motor jatuh karena lubang jalan tertutup air,” keluh IM (32), salah satu warga Kampung Pelaukan, saat ditemui di lokasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jalan tersebut diketahui merupakan akses vital bagi masyarakat. Selain digunakan sebagai jalur utama penghubung antar desa dan kecamatan, jalan ini juga menjadi rute harian anak-anak sekolah dan warga yang bekerja di wilayah sekitarnya. Genangan air yang berkepanjangan praktis mengganggu mobilitas dan kenyamanan hidup warga.
Siti (38), ibu rumah tangga yang setiap pagi mengantar anaknya ke sekolah, menuturkan keresahannya. “Anak-anak jadi malas sekolah karena sepatunya basah semua. Kalau hujan deras malam harinya, paginya pasti banjir. Kami sudah sering mengadu ke pemerintah desa”.jelasnya
Warga juga menilai bahwa pemerintah lamban dalam menangani persoalan yang sudah berlangsung tahunan ini. Beberapa kali musyawarah desa dan pengajuan proposal perbaikan disebut telah dilakukan, namun hingga kini belum ada tindakan nyata di lapangan.
“Masalah ini sebenarnya bisa diatasi kalau serius. Tinggal bangun drainase dan perbaiki jalan yang berlubang. Tapi entah kenapa selalu dibiarkan sampai banjir begini terus. Kami minta ini jangan terus-menerus diabaikan,” tambahnya
Puncak kekecewaan warga terjadi setelah insiden kecelakaan yang menimpa seorang pengendara sepeda motor yang tergelincir karena tak melihat lubang tertutup air. Meski tak menimbulkan luka berat, kejadian itu menjadi peringatan keras akan bahaya yang mengintai setiap saat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi ataupun dinas terkait soal rencana penanganan dan perbaikan jalan tersebut. Masyarakat berharap ada langkah cepat dan konkret agar akses utama warga tak terus terputus setiap kali hujan mengguyur.
(Haris Pranatha)
Kepala Biro Bekasi, Jawa Barat – Pers Nasional














