Setelah Jembatan Muara Lawi Roboh, Warga Was-was: Jembatan Rumbai Inhil Juga Bergoyang !

- Penulis

Senin, 30 Juni 2025 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Inhil-Tragedi runtuhnya Jembatan Muara Lawi di Muara Enim pada malam (29/6/2025) memicu kecemasan publik, terutama masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Kecemasan ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, Jembatan Rumbai yang menjadi ikon transportasi dan urat nadi penghubung lintas Tembilahan Rengat, sudah sejak lama dikeluhkan warga karena kondisinya yang bergoyang saat dilalui kendaraan, terutama saat dilintasi truk-truk besar bermuatan berat.

Beberapa waktu lalu, awak media Suara Rakyat telah memberitakan keluhan warga terkait kondisi Jembatan Rumbai yang disebut “berayun saat dilewati”. Setelah pemberitaan itu, respons warga terus mengalir, banyak yang membenarkan pengalaman serupa: rasa tidak aman saat melintasi jembatan karena getaran yang kian terasa.

Kondisi ini diperparah oleh rusaknya Jalan Lintas Rumbai Tembilahan yang semakin parah dari hari ke hari. Jalur vital ini kini dipenuhi gelombang dan lubang besar, akibat aktivitas kendaraan bertonase berat, termasuk mobil-mobil pengangkut batubara yang tetap dibiarkan melintas tanpa pengaturan yang jelas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat mengingat kembali masa lalu, ketika perusahaan tambang batubara Harum beroperasi di kawasan itu. Setelah perusahaan tutup, kerusakan jalan yang diakibatkan aktivitas mereka tak kunjung diperbaiki. Kini situasi serupa terulang: jalan hancur, jembatan nyaris kritis, dan suara warga nyaris tak terdengar oleh pengambil kebijakan.

Yang menyedihkan, hingga kini belum ada langkah konkret dari pemerintah daerah maupun pusat untuk menertibkan arus kendaraan berat di wilayah tersebut. Jembatan Rumbai yang seharusnya dijaga sebagai aset strategis dan simbol konektivitas daerah, dibiarkan terus menanggung beban melebihi kapasitas.

READ  TPNPB/OPM Kodap IV Sorong Raya Serang Pos TNI, Satu Prajurit Gugur

“Apakah kita harus menunggu robohnya jembatan dulu baru ada reaksi serius?” ungkap seorang warga Tembilahan saat diwawancarai Suara Rakyat. Kekhawatiran warga bukan tanpa dasar, mengingat nasib Jembatan Muara Lawi yang roboh setelah sebelumnya juga menunjukkan gejala serupa: terasa bergoyang, retakan kecil di badan jembatan, dan lalulalang kendaraan berat yang terus dibiarkan.

Jembatan Rumbai Harus Diselamatkan Sebelum Menjadi Sejarah

Kegagalan negara dalam melakukan antisipasi dini adalah bentuk nyata dari kelalaian struktural. Jangan sampai Jembatan Rumbai yang kini menjadi simbol kebanggaan masyarakat Inhil berubah menjadi situs tragedi yang hanya akan dikenang lewat prasasti. Pemerintah tak boleh lagi menutup mata terhadap peringatan dini dari rakyat. Infrastruktur publik bukan hanya soal beton dan baja, melainkan tentang nyawa manusia yang setiap hari melintas di atasnya.

Masyarakat berharap Dinas PU Provinsi Riau, Kementerian PUPR, dan seluruh instansi terkait turun tangan bersama. Perlu ada regulasi ketat mengenai batas tonase kendaraan yang diperbolehkan melintasi Jembatan Rumbai, serta perbaikan menyeluruh terhadap badan jalan yang sudah tak layak pakai.

Jika tidak, maka peringatan ini akan tinggal sebagai catatan, dan Jembatan Rumbai akan menyusul nasib Jembatan Muara Lawi runtuh bersama kelalaian yang terus berulang.

 

(Syahwani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Bendung Sungai Pinang, PT Pulau Sambu Disorot: Ribuan Hektare Kebun Kelapa Warga Terendam, Yayasan SALAMBA Minta Aparat Bertindak
Ketua DPD GRANAT Riau Desak Kapolda Naikkan Kasus Dugaan Pemerasan Oknum Polisi ke Tahap Penyidikan
Tingkatkan Keimanan Dan Ketakwaan, Koarmada III Ikuti Kauseri Agama Terpusat Koarmada RI Oleh Kodaeral VII Melalui Virtual
Pemkab Meranti Terus Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK atas Temuan pada Dinas PUPR
Danposal Bengkalis Apresiasi Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Dorong Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat
Bupati Inhil Resmi Buka Rakor Lintas Program dan Lintas Sektor Implementasi Integrasi Layanan Primer
LAMR Kabupateen Bengkalis Apresiasi Polda Riau atas Pembangunan 80 Jembatan Merah Putih Presisi
BUMD Sesalkan Belum Jelasnya Kerja Sama Pengelolaan Pelabuhan Tanjung Harapan dengan PT Pelindo
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:47 WIB

Diduga Bendung Sungai Pinang, PT Pulau Sambu Disorot: Ribuan Hektare Kebun Kelapa Warga Terendam, Yayasan SALAMBA Minta Aparat Bertindak

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:04 WIB

Ketua DPD GRANAT Riau Desak Kapolda Naikkan Kasus Dugaan Pemerasan Oknum Polisi ke Tahap Penyidikan

Kamis, 9 Juli 2026 - 03:33 WIB

Tingkatkan Keimanan Dan Ketakwaan, Koarmada III Ikuti Kauseri Agama Terpusat Koarmada RI Oleh Kodaeral VII Melalui Virtual

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:31 WIB

Pemkab Meranti Terus Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK atas Temuan pada Dinas PUPR

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:39 WIB

Danposal Bengkalis Apresiasi Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Dorong Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru