Suararakyat.info.Sukabumi-Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti Pusat Layanan Umrah dan Haji Terpadu (PLUHT) Kabupaten Sukabumi pada Minggu malam, 29 Juni 2025. Tepat pukul 21.45 WIB, rombongan jemaah haji asal Kabupaten Sukabumi yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 39 tiba kembali di tanah air setelah menjalani rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Kedatangan mereka menjadi momen yang sangat dinantikan oleh keluarga dan sanak saudara yang menanti dengan penuh harap dan doa.
Dari total 442 jemaah yang diberangkatkan, sebanyak 440 orang kembali dalam keadaan sehat dan selamat. Namun, suasana kebahagiaan ini turut diselimuti duka mendalam atas wafatnya dua orang jemaah selama proses pelaksanaan ibadah haji. Almarhum H. Iyan Muhidin menghembuskan napas terakhirnya di Tanah Suci, sementara Hj. Sukanah binti Acun meninggal dunia sesaat setelah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Prosesi penyambutan berlangsung secara khidmat, disertai tangis haru dan pelukan hangat dari keluarga yang telah lama menanti. Turut hadir dalam acara penyambutan tersebut para pejabat dari Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, petugas haji, tenaga medis, serta berbagai elemen masyarakat yang turut mendoakan keselamatan para jemaah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedatangan Kloter 39 ini merupakan bagian dari gelombang ketiga pemulangan jemaah haji asal Kabupaten Sukabumi tahun 2025. Setibanya di PLUHT, para jemaah menjalani pemeriksaan kesehatan singkat untuk memastikan kondisi pasca-perjalanan panjang yang cukup menguras tenaga dan fisik. Setelah pemeriksaan, jemaah langsung diarahkan ke area penjemputan untuk berkumpul kembali dengan keluarga.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi menyampaikan ungkapan duka cita yang mendalam atas wafatnya dua jemaah tersebut. Dalam pernyataannya, pihak Kemenag juga menyampaikan apresiasi atas kesabaran, kekuatan, dan keikhlasan keluarga yang ditinggalkan. “Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya dua orang jemaah kita. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar perwakilan Kemenag.
Selain itu, Kementerian Agama juga mengimbau kepada seluruh jemaah yang telah kembali agar tetap menjaga kesehatan dan memeriksakan diri jika merasakan gejala kelelahan atau gangguan kesehatan lainnya. “Perjalanan ibadah haji adalah ibadah fisik dan spiritual yang cukup berat. Kami berharap para jemaah dapat beristirahat cukup, menjaga pola makan dan tidak langsung beraktivitas berat selama masa pemulihan ini,” lanjutnya.
Tidak lupa, pihak Kemenag Kabupaten Sukabumi juga mengajak seluruh jemaah untuk terus menjaga kemabruran haji yang telah dijalankan, dengan mengimplementasikan nilai-nilai keimanan, kesabaran, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari sekembalinya ke tanah air.
Kedatangan jemaah Kloter 39 ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya doa, kesabaran, dan semangat kolektif dalam melaksanakan ibadah. Meskipun duka menyelimuti atas kehilangan dua jiwa yang wafat dalam khusyu’ ibadah, umat Muslim percaya bahwa kematian dalam keadaan menjalankan rukun Islam kelima adalah sebuah kemuliaan.
Kini, dengan hati penuh syukur, keluarga jemaah menyambut kepulangan orang-orang tercinta, menyimpan kisah-kisah spiritual yang luar biasa, dan mewarisi semangat suci dari Tanah Haram.
(Edi)














