Skandal Mafia Migas Masih Berkuasa di Pesisir Riau: Praktik Ilegal Terang-Terangan, Aparat Diduga Tutup Mata

- Penulis

Senin, 26 Mei 2025 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Prov Riau -Belum lama viral tanpa tindakan nyata dugaan skandal Mafia Migas dari perairan hingga ke Darat dari Selat Panjang, Futong, Dumai, Sungai Pakning dan Kini kembali sorotan pesisir laut ” Dumai ” terlihat jelas seperti surga bagi para Mafia minyak ilegal dan jenis lainnya. senin 26/5/2025.

Melihat besarnya skala dugaan praktik ilegal ini tentunya diharapkan tindakan nyata aparat penegak hukum, seperti Kepolisian dan Kejaksaan, segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh, apalagi setelah terlihat jelas dari fdeo hasil investigasi yang sedang firal menunjukkan praktik ilegal tersebut secara terang-terangan.

Maka dari kejadian ini menjadi ujian nyata bagi integritas aparat penegak hukum di Indonesia. Ketegasan dalam mengungkap praktik ilegal ini akan menentukan arah pemberantasan mafia migas ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, masyarakat dan media dituntut untuk terus mengawal kasus ini agar tidak “mati suri” di tengah jalan karena diduga seperti banyak kasus serupa lainnya.

Sebagai kawasan yang memiliki aktivitas pelabuhan internasional dan pelabuhan industri tersebut di pesisir Laut Provinsi Riau, perairan Dumai ternyata diduga tidak terlepas dari praktik penampungan dan penjualan minyak secara illegal bahkan berlangsung dan secara terang- terangan.

Dari itu terkesan karena berani tanpa rasa takut, mereka tidak segan-segan menyuling minyak dari kapal tanker yang selalu beraktifitas di perairan Dumai hingga ke darat

Selama ini bisnis ilegal yang mereka lakoni seperti ‘tak tersentuh hukum’ seakan aparat penegak hukum setempat diduga pura-pura tidak tau sehingga seperti ada pembiaran.

Narasumber awak media ini mengungkapkan aktifitas illegal tersebut telah cukup lama berlangsung, melalui kerjasama yang apik para mafia melancarkan aksinya dengan mudah.

READ  Acara Ritual Adat Ngampar Bide Buka Rangkaian Naik Dango ke-2 di Pontianak

“Mereka semua sudah bekerjasama bang, kalau disini kami menyebut nya bajak laut” Sebut narasumber, Senin (26/05/2025).

Dibeberkan adapun modus operandi yang mereka jalani selama ini dengan menjalin hubungan antara nakhoda kapal-kapal pengangkut BBM pertamina dan Nahkoda Kapal-kapal komersial lainnya. Hal tersebut tentunya Memudahkan para mafia BBM bajak laut kota Dumai tersebut memperoleh BBM yang diangkut oleh kapal pengangkut BBM milik pertamina tersebut.

“Sudah clear semua itu bang, mereka tinggal menentukan dimana titik koordinat pertemuan antara kapal mafia BBM bajak laut dan kapal pengangkut BBM milik dari PT Pertamina” Cetusnya.

Lebih lanjut, para BBM bajak laut diduga dapat menampung puluhan Ton BBM dari kapal pengangkut BBM milik Pertamina yang biasa disebut dengan istilah kencing minyak

“Nanti kapal mafia BBM bajak laut itu melakukan pengisian kembali ke kapal BBM Pertamina, diduga menggunakan bahan campuran/oplosan yang belum diketahui pasti apa jenis bahan yang di isi kembali ke dalam kapal, agar isi dari muatan kapal pengangkut BBM milik Pertamina tidak mengalami kekurangan dari muatan isi kapal saat mereka tiba nanti ke tempat tujuan pembongkaran BBM tersebut” Pungkasnya

Hingga saat ini aktifitas tersebut masih lancar beroperasi, dan awak media masih melakukan upaya konfimasi ke berbagai pihak terkait dan Kapolresta Dumai, Kapolda Riau. mengenai Praktik Ilegal yang tumbuh subur diwilayah nya.

 

(Athia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Libur Panjang, HKA Rampungkan Pemeliharaan Aspal Tol Kayu Agung – Palembang Untuk Jaga Kenyamanan Pengguna Jalan
KM Dorolonda Raih Pujian Penumpang Soal Kebersihan Kabin dan Toilet: “Kapalnya Bersih, Rasanya Nyaman Sampai Tujuan”
Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Warnai Penanganan Kredit BRI di Meranti, Desakan Audit Internal Menguat
Calung Mekar Budaya Cianjur Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi, Warga Kampung Tarengtong Jaga Warisan Seni Buhun Jawa Barat
Sinergitas Pemdes Kuala Alam Bersama Polsek Bengkalis Dalam Menyukseskan Program Ketahanan Pangan.
PANEN RAYA JAGUNG PIPIL DESA SENGGORO, POLRI HADIR SEBAGAI PEMRAKARSA KEMANDIRINAN EKONOMI LOKAL*
PASCA-BANJIR, BHABINKAMTIBMAS POLSEK BENGKALIS KAWAL PEMULIHAN TANAMAN JAGUNG PIPIL DI DESA KETAM PUTIH*
DUKUNG KETAHANAN PANGAN, KAPOLSEK BENGKALIS GANDENG PEMDES KELEBUK DORONG BUDIDAYA JAGUNG PIPIL
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:27 WIB

Jelang Libur Panjang, HKA Rampungkan Pemeliharaan Aspal Tol Kayu Agung – Palembang Untuk Jaga Kenyamanan Pengguna Jalan

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:57 WIB

KM Dorolonda Raih Pujian Penumpang Soal Kebersihan Kabin dan Toilet: “Kapalnya Bersih, Rasanya Nyaman Sampai Tujuan”

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:58 WIB

Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Warnai Penanganan Kredit BRI di Meranti, Desakan Audit Internal Menguat

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:23 WIB

Calung Mekar Budaya Cianjur Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi, Warga Kampung Tarengtong Jaga Warisan Seni Buhun Jawa Barat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:05 WIB

Sinergitas Pemdes Kuala Alam Bersama Polsek Bengkalis Dalam Menyukseskan Program Ketahanan Pangan.

Berita Terbaru