Warga Pertanyakan Transparansi Dana Desa Girimuktii: Dugaan Penyimpangan Anggaran Mengemuka

- Penulis

Rabu, 21 Mei 2025 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Majalengka – Desa Girimukti, Kecamatan Kasokandel, kembali menjadi sorotan setelah sejumlah temuan investigasi yang dilakukan oleh tim jurnalis independen dan tim Gawaris mengungkap dugaan penyimpangan anggaran desa tahun 2022. Informasi yang diperoleh dari berbagai sumber terpercaya menyebutkan bahwa terdapat indikasi kuat penyalahgunaan dana desa dalam berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Salah satu kasus yang menonjol adalah proyek pembuatan senderan jalan atau irigasi dari jalur Haji Roni sampai ke Cibangban. Dengan anggaran yang telah dialokasikan sebesar Rp20 juta, proyek ini ternyata sama sekali tidak direalisasikan di lapangan. Warga yang biasa melintasi jalur tersebut mengaku tidak melihat adanya pengerjaan atau hasil pembangunan sebagaimana mestinya.(21/5/2025)

Lebih lanjut, dalam program ketahanan pangan tahun 2022 yang menganggarkan sebesar Rp200 juta, disebutkan bahwa realisasi pembelanjaan hanya berupa 50 kantong benih bibit padi. Jumlah ini dianggap tidak sepadan dengan besaran dana yang dikucurkan. Sisa anggaran pun tidak jelas ke mana arahnya. Ketidaktransparanan ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau sudah begini, seharusnya pihak terkait seperti APH (Aparat Penegak Hukum) dan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) segera bertindak. Ini uang negara, bukan milik pribadi kepala desa. Harus ada kejelasan dan transparansi,” ujar salah satu narasumber yang enggan disebutkan namanya.

READ  Warga Desa Waelo Kecamatan Waelata Di Gemparkan Dengan Penemuan Mayat, Diduga Tanpa Identitas 

Indikasi penyimpangan, lanjut narasumber, tidak hanya terjadi di tahun 2022. Dugaan kuat juga muncul pada tahun anggaran 2024 dan 2025, yang saat ini tengah dikaji lebih dalam. Tim investigasi juga sedang mengumpulkan berbagai barang bukti serta kesaksian dari masyarakat guna memperkuat laporan yang akan disampaikan kepada pihak berwenang.

Di tengah carut-marut pengelolaan anggaran desa ini, masyarakat berharap Kepala Desa Girimukti Maman, dapat menjalankan tugas dan fungsinya (tupoksi) dengan baik dan terbuka. Harapan publik adalah agar seluruh kegiatan pemerintahan desa dapat dilakukan secara transparan dan partisipatif, bukan seolah-olah menjadi urusan pribadi yang ditutup-tutupi.

“Kepala desa itu pemimpin publik, bukan pengurus urusan pribadi. Tapi kami mendapat informasi dari warga yang mengaku dirugikan karena Kades terlibat dalam hal-hal yang bukan tugasnya, misalnya menjanjikan anak warga masuk polisi dengan imbalan uang, tapi hasilnya tidak lulus,” tambah warga tersebut.

Berbagai elemen masyarakat kini mendesak agar pengelolaan keuangan desa dikaji ulang dan diaudit secara terbuka. Harapannya, tidak ada lagi praktik-praktik penyimpangan yang merugikan warga dan negara, serta memastikan bahwa setiap rupiah dari dana desa benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat.

 

(Gawaris Jabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Sukabumi Apresiasi Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Jembatan Cipamuruyan, Hilman: Bukti Penegakan Hukum Berjalan
Pilkades PAW Cibolang Masuki Tahap Akhir, DPMD Tekankan Musyawarah dan Netralitas
Demo 2626 Soroti Gaji ke-13 dan Tukin ASN yang Belum Cair, Desakan Hak Angket terhadap Wali Kota Menguat
Anggaran Ratusan Juta, Pekerjaan Diduga Hanya Puluhan Juta: Proyek SAB Sukabumi TA 2026 Diterpa Sorotan, Transparansi Disperkim Dipertanyakan
Aksi Damai 10 Ribu Relawan SPPG se- Sukabumi, Kritik Narasi Sepihak terhadap Program MBG
Ketua DPD Tani Merdeka Sukabumi Tegaskan MBG Penopang Petani, Serukan Aksi Damai Bermartabat
Tolak Moratorium Dapur MBG, Relawan SPPG Mutiara Pelabuhanratu 1 Desak BGN Tinjau Ulang Kebijakan
Dessy Ratnasari Apresiasi PAUDQU Al-Kahfi Kebonpedes, Tekankan Peran Orang Tua dalam Pendidikan Al-Qur’an Sejak Dini
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:32 WIB

Warga Sukabumi Apresiasi Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Jembatan Cipamuruyan, Hilman: Bukti Penegakan Hukum Berjalan

Senin, 29 Juni 2026 - 14:35 WIB

Pilkades PAW Cibolang Masuki Tahap Akhir, DPMD Tekankan Musyawarah dan Netralitas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:54 WIB

Demo 2626 Soroti Gaji ke-13 dan Tukin ASN yang Belum Cair, Desakan Hak Angket terhadap Wali Kota Menguat

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:31 WIB

Anggaran Ratusan Juta, Pekerjaan Diduga Hanya Puluhan Juta: Proyek SAB Sukabumi TA 2026 Diterpa Sorotan, Transparansi Disperkim Dipertanyakan

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:02 WIB

Aksi Damai 10 Ribu Relawan SPPG se- Sukabumi, Kritik Narasi Sepihak terhadap Program MBG

Berita Terbaru