Penyelidikan Dimulai, Oknum Brimob Diduga Terlibat Jaringan Obat Keras di Bogor

- Penulis

Jumat, 9 Mei 2025 - 00:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR || Seperti hasil investigasi awak media beberapa waktu lalu menemukan adanya dugaan tindak pidana peredaran obat terlarang jenis Tramadol, Hexymer diwilayah Desa Wanaherang, Kecamatan. Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Penjualan obat terlarang di wilayah Wanaherang yang bermoduskan layaknya warung pada umumnya. Diketahui, beberapa orang menyebutkan toko obat tersebut menjual obat keras jenis tramadol Dan banyak macam mreknya.

Adapun ditempat terpisah yang bermoduskan toko kosmetik diduga masih menjual berbagai macam jenis obat tramadol diwilayah Jln. Letda nasir, pasar wanaherang, gunung putri, Kecamatan gunung putri, Kabupaten bogor,Jawa Barat.

Salah seorang menjelaskan,” Ga tau ya pak itu jual apa,” jelasnya. Kepada awak media di lokasi.

Kasi Humas Polres Bogor Ipda Lista saat dikonfirmasi dirinya mengatakan saat ini sudah perintahkan dan mengatakan, “Kita sudah Teruskan informasi nya kepada Kapolsek gunung putri dan akan segera ditindaklanjuti,” Terangnya.

Saat di konfirmasi Kapolsek Gunung Putri AKP Aulia Robby Kartika Putra, S.I.K., M.I.K melalui WhatsApp messenger,”Mohon bersabar ya pak,” Kamis, (08/05/2025).

Namun sayangnya kasat Narkoba Polres Bogor AKP Ajie Sama sekali tidak merespon konfirmasi awak.

Red

READ  Misteri Mobil Terparkir Berjam-jam di Garut, Diduga Seorang PNS Ditemukan Meninggal di Dalam Kendaraan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Sukabumi Apresiasi Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Jembatan Cipamuruyan, Hilman: Bukti Penegakan Hukum Berjalan
Pilkades PAW Cibolang Masuki Tahap Akhir, DPMD Tekankan Musyawarah dan Netralitas
Demo 2626 Soroti Gaji ke-13 dan Tukin ASN yang Belum Cair, Desakan Hak Angket terhadap Wali Kota Menguat
Anggaran Ratusan Juta, Pekerjaan Diduga Hanya Puluhan Juta: Proyek SAB Sukabumi TA 2026 Diterpa Sorotan, Transparansi Disperkim Dipertanyakan
Aksi Damai 10 Ribu Relawan SPPG se- Sukabumi, Kritik Narasi Sepihak terhadap Program MBG
Ketua DPD Tani Merdeka Sukabumi Tegaskan MBG Penopang Petani, Serukan Aksi Damai Bermartabat
Tolak Moratorium Dapur MBG, Relawan SPPG Mutiara Pelabuhanratu 1 Desak BGN Tinjau Ulang Kebijakan
Dessy Ratnasari Apresiasi PAUDQU Al-Kahfi Kebonpedes, Tekankan Peran Orang Tua dalam Pendidikan Al-Qur’an Sejak Dini
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:32 WIB

Warga Sukabumi Apresiasi Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Jembatan Cipamuruyan, Hilman: Bukti Penegakan Hukum Berjalan

Senin, 29 Juni 2026 - 14:35 WIB

Pilkades PAW Cibolang Masuki Tahap Akhir, DPMD Tekankan Musyawarah dan Netralitas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:54 WIB

Demo 2626 Soroti Gaji ke-13 dan Tukin ASN yang Belum Cair, Desakan Hak Angket terhadap Wali Kota Menguat

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:31 WIB

Anggaran Ratusan Juta, Pekerjaan Diduga Hanya Puluhan Juta: Proyek SAB Sukabumi TA 2026 Diterpa Sorotan, Transparansi Disperkim Dipertanyakan

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:02 WIB

Aksi Damai 10 Ribu Relawan SPPG se- Sukabumi, Kritik Narasi Sepihak terhadap Program MBG

Berita Terbaru