Realita Perang Dagang Global dan Strategi Presiden Prabowo, Menghadapi Dinamika Ekonomi Internasional Menuju Indonesia Emas 2045

- Penulis

Minggu, 13 April 2025 - 23:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta – Dalam diskusi panel bertajuk “4K – Kritis, Kreatif, Konsisten, dan Inovatif” yang digelar oleh DPP GAKORPAN, LBH Pers Presisi GSN, dan Forum Pancasila Nasional, sejumlah tokoh nasional mengangkat isu hangat terkait dampak perang dagang global yang kini menjadi tantangan serius bagi Indonesia, khususnya dalam masa pemerintahan Presiden H. Prabowo Subianto.

Dampak Perang Dagang Global

Prof. Dr. Henry Jayadi Pandiangan, Dekan Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (FH UKI) dan jurnalis senior, menyampaikan kekhawatirannya terhadap eskalasi perang dagang antara tiga kekuatan besar dunia: Amerika Serikat, Republik Rakyat China (RRC), dan Rusia. Menurutnya, tarif dagang tinggi yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump telah memicu keresahan global. “Ini adalah bentuk perang dingin versi baru, namun kali ini bukan dengan senjata, tapi lewat kebijakan ekonomi dan perdagangan,” tegas Prof Henry.(14/4/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konflik ini, lanjutnya, memberi dampak signifikan terhadap upaya Indonesia mewujudkan visi besar ASTA CITA menuju Indonesia Emas 2045—sebuah mimpi besar menjadikan Indonesia sebagai “Macan Asia” yang tangguh secara ekonomi, berdaulat secara politik, dan berdaya secara sosial budaya.

READ  Sambangi Kota Solo, Wamendagri Bima Apresiasi Meriahnya Destinasi "Wisata Jokowi"

Strategi Kabinet dan Kebijakan Presiden Prabowo

Menanggapi tantangan tersebut, Prof. Henry mengingatkan bahwa Presiden Prabowo harus bersikap tegas, visioner, dan cermat dalam membentuk serta menyusun kembali jajaran kabinetnya. “Penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran menteri, terutama di sektor keuangan, ekonomi, dan perdagangan. Menteri yang tidak mampu menjawab tantangan global sebaiknya diganti,” ujarnya.

Dalam pernyataan yang sama, kritik diarahkan pada Menteri Keuangan Prof. Dr. Sri Mulyani dan Menko Perekonomian Dr. Airlangga Hartarto yang dianggap masih mewakili corak kebijakan lama era Presiden Jokowi. Beberapa pihak menilai bahwa pendekatan kebijakan moneter saat ini dinilai tidak selaras dengan kebutuhan Indonesia dalam menghadapi krisis ekonomi global yang dipicu oleh perang dagang.

Pelajaran dari Strategi Trump

Dr. Bernard, Ketua DPP GAKORPAN, turut menyoroti pendekatan strategis Donald Trump yang dinilainya berani dan cerdas dalam menavigasi perekonomian negaranya di tengah konflik global. “Trump pernah langsung menelpon Sekjen Partai Komunis Vietnam untuk membuka jalur investasi. Dia juga membangun sinergi dengan sekutu-sekutu utama seperti Inggris, Kanada, dan

 

(Dr.Bernard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Minim nyaTransparansi Proyek Kopdes Merah Putih, Publik Pertanyakan Penggunaan Anggaran Negara di Lapangan
Dr. Charles P.N. Rembang: Pendeta, Akademisi, dan Penggerak yang Menginspirasi
Dr. Charles Rembang: Paskah Nasional 2026 Sulut Wujud Harmoni Sejati  
*Sukses Layani 652 Ribu Penumpang, PELNI Tutup Angkutan Lebaran 2026 dengan Catatan Positif*
Jamaah Umroh Terlantar di Jeddah, Diduga Jadi Korban Travel Bermasalah: Negara Diminta Turun Tangan Tegas
Pengusaha dan Serikat Pekerja Sepakat Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama
Komitmen Keras Berantas Narkotika di Lapas, Menteri Agus Andrianto Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi hingga Pemindahan Ribuan Napi High Risk
Kodam Kasuari Sapa Generasi Muda Papua Barat Lewat Sosialisasi Penerimaan Catar Akademi TNI TA 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 12:55 WIB

Dugaan Minim nyaTransparansi Proyek Kopdes Merah Putih, Publik Pertanyakan Penggunaan Anggaran Negara di Lapangan

Senin, 13 April 2026 - 12:43 WIB

Dr. Charles P.N. Rembang: Pendeta, Akademisi, dan Penggerak yang Menginspirasi

Senin, 13 April 2026 - 09:53 WIB

Dr. Charles Rembang: Paskah Nasional 2026 Sulut Wujud Harmoni Sejati  

Senin, 13 April 2026 - 08:00 WIB

*Sukses Layani 652 Ribu Penumpang, PELNI Tutup Angkutan Lebaran 2026 dengan Catatan Positif*

Senin, 13 April 2026 - 05:41 WIB

Jamaah Umroh Terlantar di Jeddah, Diduga Jadi Korban Travel Bermasalah: Negara Diminta Turun Tangan Tegas

Berita Terbaru