Suararakyat.info.Jakarta- Dalam sebuah pertemuan penuh haru dan makna sejarah, Dr. Bernard—jurnalis senior sekaligus Ketua DPP GAKORPAN—bersama tokoh masyarakat adat dan pejuang kemanusiaan, Bunda Tiur Purba Simamora, menyampaikan harapan besar rakyat Papua untuk masa depan yang lebih cerah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap jejak sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia yang berakar dari tanah Papua, khususnya Lembah Baliem, Wamena, Puncak Cartenz, Jayawijaya.
Lembah Baliem bukan sekadar lokasi geografis, namun menjadi saksi bisu perjuangan kemerdekaan Indonesia. Tempat ini disebut sebagai rumah sejarah monumental di era 1945, saat Bung Karno—The Founding Father Republik Indonesia—pernah diasingkan bersama para pejuang kemerdekaan. Sejarah ini kini kembali diangkat oleh para tokoh lokal dan nasional dalam sebuah agenda besar, menyatukan semangat nasionalisme Papua dengan visi pembangunan Indonesia Emas 2045.(8/4/2025)
Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Chico Kayu Hubi—putra dari tokoh legendaris Papua, Prof. Dr. (C) Wallock Kayu Hubi, Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua Bersatu dan pejuang adat dari Boven Digoel dan Wamena. Chico yang kini berusia 24 tahun dikenal sebagai Duta Kebudayaan Rakyat Papua dan memiliki suara emas yang telah membawanya ke pentas internasional. Ia juga merupakan binaan dari tokoh-tokoh nasional seperti Staf Khusus Presiden Bapak Raffi Ahmad, Deddy Corbuzier, dan Uya Kuya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam video call kepada Ir. Abed Nego Panjaitan, Ketua Umum DPP GAKORPAN, Chico menyampaikan pesan moral dan wasiat terakhir dari sang ayah yang disampaikan melalui ibunda mertua, Bunda Tiur Simamora: mendirikan media dan LSM di Wamena serta Boven Digoel untuk membangun dan menyuarakan kepentingan masyarakat adat secara maksimal.
Rakyat Papua Bersatu melalui Lembaga Masyarakat Adat (LMA) menyampaikan harapannya kepada Presiden Prabowo Subianto agar bisa menuntaskan janji-janji pembangunan, termasuk penyelesaian ganti rugi atas tanah adat yang telah digunakan selama 30 tahun untuk pembangunan Bandara Wamena sejak era Presiden SBY—yang hingga kini belum mendapat kejelasan dari Kementerian Perhubungan.
Selain itu, proposal pembangunan Tugu Pahlawan Papua untuk menghormati jasa Prof. Dr. (C) Wallock Kayu Hubi telah diajukan ke pemerintah pusat. Dalam momen penuh simbolik itu, rakyat Papua juga menobatkan Presiden Prabowo sebagai “Bapak Papua Indonesia Jaya” sebagai bentuk kepercayaan dan harapan kepada kepemimpinan nasional yang inklusif dan pro rakyat Papua.
Di bawah kepemimpinan Chico Kayu Hubi sebagai Kaperwil Media GAKORPAN News Papua, GAKORPAN dan LBH Pers Presisi GSN RBRP 08 berkomitmen untuk memperjuangkan keterbukaan informasi publik sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999 dan UU KIP No. 14 Tahun 2008, serta mengawal transparansi pembangunan sebagai mitra strategis pemerintah.
Prof. Dr. Henry Jayadi Pandiangan, Prof. Dr. Sutan Nasomal, Prof. Dr. Dexon Silalahi, dan Prof. Dr. Mompang Panggabean sebagai dewan penasehat DPP GAKORPAN turut menyuarakan dukungan terhadap perjuangan masyarakat adat di Papua dalam mendorong percepatan pembangunan wilayah, terutama wilayah desa tertinggal di pegunungan Jayawijaya yang kaya akan sumber daya alam dan keindahan alam abadi.
Dengan semangat ASTA CITA yang digagas oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran, masyarakat adat Papua Bersatu kini menatap masa depan Indonesia Emas 2045 dengan penuh harapan, semangat gotong royong, dan cita-cita mulia bangsa.
Dalam suasana penuh haru, Bunda Tiur Simamora menutup konferensi pers dengan tangis harapan. “Bangkitlah Tanah Papua, Kitorang Satu untuk Merah Putih, NKRI Harga Mati!” katanya sambil mengenang pengorbanan para pejuang veteran seperti almarhum Radja Besar Papua Wallock Kayu Hubi dan para Srikandi bangsa yang telah rela menumpahkan darah dan air mata demi Ibu Pertiwi.
Salam ASTA CITA – Sukseskan Indonesia Emas 2045, Macan Asia!
(Dr. Bernard, Bunda Tiur Simamora, Chico Kayu Hubi)














