Kantor Desa Pejagan Kosong Saat Jam Kerja, Ketum Gawaris Pertanyakan Kinerjanya

- Penulis

Senin, 17 Maret 2025 - 03:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Sumedang-Warga Desa Pajagan, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang, mengeluhkan kondisi kantor desa yang kosong pada jam kerja. Pada pukul 07.00 WIB, kantor desa tampak tidak berpenghuni, meskipun aturan pemerintah menetapkan perangkat desa harus mulai bekerja sejak pukul 06.30 WIB.(17/3/2025)

Ketua Gawaris bersama timnya segera berkoordinasi dengan masyarakat untuk memastikan pelayanan desa tetap berjalan. Beberapa warga mengungkapkan bahwa kejadian ini bukan pertama kali terjadi, sehingga menghambat berbagai keperluan administratif masyarakat.

Diduga Langgar Aturan Pemerintah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil dan Permendagri Nomor 67 Tahun 2017, perangkat desa memiliki kewajiban untuk hadir dan menjalankan tugas sesuai jam operasional yang ditetapkan pemerintah daerah.

READ  Jurnalis Senior Sukabumi Resmi Laporkan Dugaan Pengancaman dan Ujaran Kebencian ke Polres Sukabumi Kota

Selain itu, Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 141/4268/SJ Tahun 2018 juga menegaskan pentingnya kedisiplinan perangkat desa dalam menjalankan tugasnya demi pelayanan publik yang optimal.

Pengawasan dan Sanksi Menanti

Kedisiplinan perangkat desa seharusnya berada di bawah pengawasan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumedang serta Camat Kecamatan Cisitu. Jika pelanggaran terus berulang, sanksi administratif bisa diberikan, mulai dari teguran tertulis hingga pemberhentian sementara atau tetap, sebagaimana diatur dalam Pasal 53 PP Nomor 11 Tahun 2017.

Masyarakat berharap pihak Kecamatan Cisitu dan DPMD Kabupaten Sumedang segera mengambil langkah tegas agar pelayanan desa berjalan sebagaimana mestinya. Apakah pemerintah daerah akan segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini?

 

(Asep Suherman/Gawaris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Sukabumi Apresiasi Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Jembatan Cipamuruyan, Hilman: Bukti Penegakan Hukum Berjalan
Pilkades PAW Cibolang Masuki Tahap Akhir, DPMD Tekankan Musyawarah dan Netralitas
Demo 2626 Soroti Gaji ke-13 dan Tukin ASN yang Belum Cair, Desakan Hak Angket terhadap Wali Kota Menguat
Anggaran Ratusan Juta, Pekerjaan Diduga Hanya Puluhan Juta: Proyek SAB Sukabumi TA 2026 Diterpa Sorotan, Transparansi Disperkim Dipertanyakan
Aksi Damai 10 Ribu Relawan SPPG se- Sukabumi, Kritik Narasi Sepihak terhadap Program MBG
Ketua DPD Tani Merdeka Sukabumi Tegaskan MBG Penopang Petani, Serukan Aksi Damai Bermartabat
Tolak Moratorium Dapur MBG, Relawan SPPG Mutiara Pelabuhanratu 1 Desak BGN Tinjau Ulang Kebijakan
Dessy Ratnasari Apresiasi PAUDQU Al-Kahfi Kebonpedes, Tekankan Peran Orang Tua dalam Pendidikan Al-Qur’an Sejak Dini
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:32 WIB

Warga Sukabumi Apresiasi Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Jembatan Cipamuruyan, Hilman: Bukti Penegakan Hukum Berjalan

Senin, 29 Juni 2026 - 14:35 WIB

Pilkades PAW Cibolang Masuki Tahap Akhir, DPMD Tekankan Musyawarah dan Netralitas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:54 WIB

Demo 2626 Soroti Gaji ke-13 dan Tukin ASN yang Belum Cair, Desakan Hak Angket terhadap Wali Kota Menguat

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:31 WIB

Anggaran Ratusan Juta, Pekerjaan Diduga Hanya Puluhan Juta: Proyek SAB Sukabumi TA 2026 Diterpa Sorotan, Transparansi Disperkim Dipertanyakan

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:02 WIB

Aksi Damai 10 Ribu Relawan SPPG se- Sukabumi, Kritik Narasi Sepihak terhadap Program MBG

Berita Terbaru