Suararakyat.info.Jakarta– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik Letnan Jenderal TNI (Purn) Drs. Nugroho Sulistyo Budi, M.M., M.Han. sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam sebuah upacara di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (19/02/2025). Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 29/P Tahun 2025 tanggal 18 Februari 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala BSSN. Letjen TNI (Purn) Nugroho menggantikan Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian.
Dalam prosesi pelantikan, petugas protokol Istana Negara membacakan Keputusan Presiden terkait pengangkatan Letjen TNI (Purn) Nugroho sebagai Kepala BSSN. Kemudian, Presiden Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan yang diikuti oleh para pejabat yang dilantik, termasuk Kepala BSSN.
“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Presiden Prabowo saat mendiktekan sumpah jabatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Usai pelantikan, Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi menegaskan bahwa keamanan siber bukan hanya tentang data, sistem, dan perangkat, tetapi juga mencakup kesadaran akan pentingnya keamanan siber di kalangan masyarakat. Menurutnya, kepedulian dan perilaku aman dalam berinteraksi di dunia siber sangat penting untuk diperhatikan.
Selain itu, Kepala BSSN juga menyinggung isu judi online yang menjadi perhatian serius pemerintah. Ia menegaskan bahwa BSSN akan berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital dalam menangani permasalahan ini.
“Arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa masalah judi online ini adalah hal yang serius,” ungkapnya di Istana Negara.
Pelantikan ini menandai awal kepemimpinan Letjen TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi di BSSN dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia siber, termasuk perlindungan data, keamanan digital, dan ancaman siber lainnya.
(Humas BSSN)














