Festival Durian dan Aneka Buah Nusantara 2025: Mendorong Ketahanan Pangan dan Meningkatkan Potensi Daerah

- Penulis

Sabtu, 15 Februari 2025 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Bekasi – Kabupaten Bekasi kembali menjadi pusat perhatian dengan digelarnya Festival Durian dan Aneka Buah Nusantara 2025 yang berlangsung pada 15-16 Februari 2025 di Halaman Museum Gedung Juang 45, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan. Acara ini diinisiasi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dan Jajaka Nusantara sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan nasional serta memperkenalkan potensi buah-buahan lokal kepada masyarakat luas.

Festival ini secara resmi dibuka oleh Penjabat Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan acara tersebut. Menurutnya, festival ini bukan hanya menjadi ajang promosi hasil pertanian lokal tetapi juga merupakan langkah konkret dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

“Acara ini memiliki daya tarik yang kuat untuk mempromosikan potensi daerah dan bertujuan mendukung ketahanan pangan nasional. Festival ini juga menjadi wadah bagi para petani untuk memperkenalkan durian dan buah-buahan unggulan lainnya kepada masyarakat,” ujar Dedy Supriyadi.(15/02/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir dalam pembukaan festival ini sejumlah pejabat daerah, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi Ida Farida, serta perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan sektor pertanian dan perkebunan di Bekasi.

Ketua Panitia HK. Damin Sada, yang juga Ketua Umum Jajaka Nusantara, menegaskan bahwa festival ini selaras dengan program ketahanan pangan nasional yang diusung dalam Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto. Ia juga menyinggung sejarah kejayaan durian Bekasi yang terkenal di era 1970-1980.

“Bekasi dulu sangat terkenal dengan duriannya yang berkualitas. Bahkan, logo Kota Bekasi pun menggunakan durian sebagai simbolnya. Harapan kami, festival ini dapat menjadi pemicu semangat bagi petani untuk kembali menanam dan meningkatkan kualitas durian lokal,” ungkapnya.

READ  Pemkot Sorong Hadiri HUT ke-7 Pura Jagat Buana Kerti, Perkuat Kerukunan Umat Beragama

Di festival ini, berbagai jenis durian unggulan seperti Durian Montong, Durian Petruk, dan Durian Bengkulu menjadi primadona bagi para pengunjung. Selain durian, aneka buah nusantara lainnya juga dipamerkan, memperkaya pengalaman bagi pecinta buah-buahan khas Indonesia

Selain sebagai ajang promosi buah lokal, festival ini juga menghadirkan beragam kompetisi dan kegiatan interaktif bagi masyarakat, antara lain:

Lomba makan durian

Lomba belah durian

Lomba fashion show

Lomba karaoke

Lomba foto “Aku dan Durian”

Gerakan Pangan Murah, yang menghadirkan berbagai produk pangan dengan harga terjangkau.

Kemeriahan festival ini terlihat dari antusiasme masyarakat yang datang untuk menikmati durian serta menyaksikan berbagai kegiatan seru. Dengan adanya acara ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap kekayaan buah nusantara semakin meningkat.

Penjabat Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk terus mendukung event-event serupa di masa depan.

“Kami ingin masyarakat lebih mengenal dan mencintai produk unggulan daerah sendiri. Festival ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang, sehingga membawa manfaat ekonomi lebih besar bagi petani dan pelaku usaha kecil di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Dengan suksesnya Festival Durian dan Aneka Buah Nusantara 2025, Bekasi semakin meneguhkan posisinya sebagai daerah dengan potensi besar dalam sektor pertanian dan perkebunan. Ajang ini tidak hanya membangkitkan semangat petani lokal tetapi juga membuka peluang bagi industri agribisnis untuk berkembang lebih luas di masa depan.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Percepat Digitalisasi Desa, Mendes PDT Fokus Atasi 606 Blank Spot di Sulawesi Tengah
Pemprov Papua Barat Daya Serahkan Dua Unit Mobil Operasional untuk Dukung Pendidikan
Wakil WaliKota Sorong Hadiri Milad ke-43 Kampus Universitas Muhammadiyah Sorong
Kemenpar-Kemenkop Kolaborasi Percepat Pendirian Kopdes Merah Putih di Desa Wisata
KKP Gandeng Pushidrosal dan BOPPJ Survei Perairan Pantura Jawa untuk Pembangunan Tanggul Laut
Realisasi Investasi Papua Barat Daya Capai Rp2,41 Triliun hingga September 2025
Ratusan Pegawai Ikuti Donor Darah Kemendes PDT, Mendes Yandri: Desa Harus Jadi Sumber Kemanusiaan
Pemkot Sorong Gelar Workshop Tata Kelola BOS, Perkuat Komitmen Program Sekolah Gratis
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:58 WIB

Percepat Digitalisasi Desa, Mendes PDT Fokus Atasi 606 Blank Spot di Sulawesi Tengah

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:35 WIB

Pemprov Papua Barat Daya Serahkan Dua Unit Mobil Operasional untuk Dukung Pendidikan

Rabu, 21 Januari 2026 - 05:57 WIB

Wakil WaliKota Sorong Hadiri Milad ke-43 Kampus Universitas Muhammadiyah Sorong

Jumat, 16 Januari 2026 - 04:40 WIB

Kemenpar-Kemenkop Kolaborasi Percepat Pendirian Kopdes Merah Putih di Desa Wisata

Jumat, 16 Januari 2026 - 02:53 WIB

KKP Gandeng Pushidrosal dan BOPPJ Survei Perairan Pantura Jawa untuk Pembangunan Tanggul Laut

Berita Terbaru