Pemerintah Provinsi Jawa Barat Kejar Target Investasi Rp 270 Triliun di Tahun 2025

- Penulis

Selasa, 11 Februari 2025 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Bandung– Pemda Provinsi Jawa Barat manargetkan investasi mencapai Rp270 triliun guna mendorong pertumbuhan ekonomi provinsi sebesar 5,6 persen pada 2025.

“Berkaca pada target pertumbuhan ekonomi di tahun 2025 sebesar 5,6 persen, hitungannya investasi kita harus mencapai Rp270 triliun,” ujar Kepala DPMPTSP Jabar Nining Yuliastini, dalam acara Bewara Jabardi Gedung Sate Bandung, Selasa (11/2/2025).

“Tentunya juga dengan mendorong sektor lainnya seperti ekspor impor dan konsumsi,” tambah Nining.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Nining, capaian investasi Jabar pada 2024 sebesar Rp251,14 triliun, berhasil menyerap sekitar 383.000 tenaga kerja. Dengan target investasi 2025 yang lebih tinggi, Nining yakin akan berbanding lurus dengan penyerapan tenaga kerja yang lebih tinggi pula.

Untuk itu, perlu upaya untuk meningkatkan kapasitas SDM agar sesuai dengan kebutuhan investor. “Investor yang masuk sudah meminta tenaga kerja dalam jumlah besar, namun tentu dengan spesifikasi yang diinginkan. Balai Latihan Kerja harus jeli melihat kebutuhan ini,” jelas Nining.

Kawasan Rebana, menurutnya, akan tetap menjadi tujuan favorit investasi di Jabar karena memiliki lahan yang luas dan dukungan infrastruktur yang lengkap. Menurut Nining, sejak Rebana ditetapkan sebagai kawasan industri telah terjadi peningkatan investasi di kawasan itu hingga tiga kali lipat.

Investasi 2024 Jabar masih tertinggi secara nasional. Dengan total investasi Rp251,14 triliun, capaiannya meningkat 19,24 persen dari tahun sebelumnya.

Realisasi investasi terdiri dari penanaman modal asing (PMA) Rp149,5 triliun dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp101,54 triliun.

Investasi berpusat di lima kabupaten/kota, empat daerah di antaranya berada di wilayah utara dengan porsi investasi 75 persen dari total investasi di Jawa Barat.

READ  Kunjungan Kerja Kajati Jabar: Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Humanis dan Profesional di Depok, Kabupaten Bogor, dan Kota Bogor

Penyerapan tenaga kerja dari investasi PMA PMDN relatif menyebar. Proyek investasi PMA PMDN sebagian besar juga berada di Jawa Barat bagian utara.

Catatan, jumlah proyek yang sedikit seperti di Kabupaten Bekasi dan Karawang, menunjukkan bahwa investasi yang masuk ke daerah tersebut adalah investasi besar. “Kami optimistis tahun ini investasi Jabar masih tertinggi nasional,” katanya.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jabar Muslimin Anwar menyatakan keyakinannya bahwa investasi di Jabar akan tumbuh antara 7 – 8 persen dari tahun lalu.

Pendorong pertumbuhan investasi di antaranya kondisi dalam negeri yang kondusif pasca – Pilpres dan Pilkada 2024, serta segera dilantiknya para kepala daerah.

“Setelah kepala daerah resmi dilantik, investor yang dalam posisi menunggu akan mulai bergerak. Sehingga diharapkan kepala daerah mendukung langkah peningkatan investasi di Jabar terutama dalam membuat peraturan daerah,” tuturnya.

Muslimin juga optimistis Jabar akan terus menjadi magnet investasi setelah tingkat daya saing global Indonesia naik ke rangking 27 (IMD World Competitiveness Ranking).

“Belum pernah kita di posisi ini, artinya kepercayaan global sudah semakin baik, kemudahan perijinan dan kita sudah dianggap cukup efisien dalam pengurusan perijinan investasi,” tutupnya.

Acara Beja di Gedung Sate mengambil tema ‘Realisasi Investasi Jabar 2024 dan Prospek Ekonomi dalam Mendukung Investasi Jabar di Tahun 2025’.

 

( RILIS HUMAS JABAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menguak Dugaan Jaringan Calo Loker di Sukabumi: Warga Karangtengah Jadi Korban Janji Palsu Oknum 
Kolaborasi SPPG Rusaida–DLH Sukabumi Hadirkan Pelatihan Daur Ulang Sampah
Warga Cidarangdan Desak Aksi Nyata Selamatkan Leuweung Hejo Garut Selatan yang Kian Gundul
Warga RW 01 Sukabungah Resmikan TPU Hadiqah Jannah: Inisiatif Swadaya untuk Atasi Krisis Lahan Pemakaman
Jabar Raksa Sagara 2025: Sinergi Lanal Bandung, DKP Jabar, dan Warga Ciracap Wujudkan Aksi Bersih Pantai di Pangumbahan dan Ujung Genteng
MBG Dapur 21 Majalengka Diduga Bermasalah,Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Desak Bupati dan Sekda Untuk Menindak Tegas dan Menutupnya! 
SPPG Caringin 02 Kabupaten Sukabumi,Wujudkan Layanan Gizi Aman Lewat Manajemen Humanis
Kasus Jembatan Cipamuruyan Mangkrak: Polda Jabar Beberkan Perkembangan Penyidikan, Pelapor Apresiasi Kinerja Aparat Kepolisian
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 13:09 WIB

Menguak Dugaan Jaringan Calo Loker di Sukabumi: Warga Karangtengah Jadi Korban Janji Palsu Oknum 

Minggu, 7 Desember 2025 - 08:19 WIB

Kolaborasi SPPG Rusaida–DLH Sukabumi Hadirkan Pelatihan Daur Ulang Sampah

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:29 WIB

Warga Cidarangdan Desak Aksi Nyata Selamatkan Leuweung Hejo Garut Selatan yang Kian Gundul

Rabu, 3 Desember 2025 - 05:55 WIB

Warga RW 01 Sukabungah Resmikan TPU Hadiqah Jannah: Inisiatif Swadaya untuk Atasi Krisis Lahan Pemakaman

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:50 WIB

Jabar Raksa Sagara 2025: Sinergi Lanal Bandung, DKP Jabar, dan Warga Ciracap Wujudkan Aksi Bersih Pantai di Pangumbahan dan Ujung Genteng

Berita Terbaru