Wamendagri Bima Arya Dukung Peran Aktif Penyuluh Pertanian dalam Program Irigasi

- Penulis

Sabtu, 18 Januari 2025 - 03:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Makassar – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendukung peran aktif penyuluh pertanian dalam program irigasi. Hal ini ditegaskan Bima pada Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pangan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Tahun 2025. Rakor dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan diikuti kementerian/lembaga (K/L) terkait.

Bima menekankan, keberhasilan program irigasi tidak hanya bergantung pada infrastruktur yang memadai, tetapi juga peran aktif dan kompetensi penyuluh pertanian di lapangan. Dari kunjungannya di Irigasi Malunda, Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Bima mencatat aspirasi para penyuluh pertanian setempat. Mereka mengharapkan adanya kemudahan dalam proses uji kompetensi, sehingga sertifikasi bisa dipercepat.

“Pak Menko, ini dari jajaran pertanian mohon atensinya, ada curhat juga, Pak (Menko). Di sana agak susah untuk uji kompetensinya. Jangankan ngikut ujian, Pak (Menko). Ada yang ngikut ujian tidak pernah lulus, tapi mau ikut ujian pun berkas-berkasnya tidak pernah lengkap,” katanya di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kota Makassar, Jumat (17/1/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian berkaitan dengan tunjangan, pemerintah akan mengalokasikan anggaran untuk kesejahteraan penyuluh pertanian. “Masalah-masalah yang ada terkait dengan tunjangan sudah diselesaikan, nanti akan ada petunjuk teknisnya dan tidak usah khawatir teman-teman penyuluh pertanian tidak akan dipindahkan. Jadi ada jaminan begitu dan masih ada prospek jenjang karier ke depan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Menko Pangan telah memberikan pengarahan terkait irigasi kepada kepala daerah. Bima menyebut, kepala daerah merupakan ujung tombak pelaksanaan program swasembada pangan dari tingkat hulu hingga hilir. Pada tingkat hulu, kepala daerah memastikan produksi pertanian berjalan lancar dan sesuai target. Pada tingkat hilir, kepala daerah memantau distribusi hasil panen.

READ  WaliKota Sorong Tegaskan Komitmen Atasi Banjir, Fokus Penanganan Kilo 10 dan Sungai Maruni

“Bapak/Ibu kepala daerah, ini Bapak/Ibu semua adalah playmaker, frontliner, dan garda terdepan dari swasembada pangan,” tegas Bima.

Dirinya menambahkan, kepala daerah harus memahami secara komprehensif situasi lapangan di wilayah masing-masing. Bima mencontohkan berdasarkan hasil kunjungannya ke Irigasi Malunda Sulbar, wilayah tersebut memiliki potensi lahan pertanian seluas 500 hektare. Sayangnya, bendungan irigasi yang diharapkan bisa menyediakan pasokan air tersebut tidak bekerja secara maksimal.

“[Pembangunan bendungan] dicicil dari tahun 2013, di ujung-ujung begitu selesai, kena banjir dan kena gempa bumi, sehingga jebol. Padahal warga sudah menyiapkan lahan, bahkan membuka lahan baru yang tadinya kelapa, disiapkan, tapi begitu jebol, akhirnya lahan tidur lagi,” ujarnya.

Pihaknya berpesan kepada kepala daerah untuk melakukan pemantauan irigasi secara teknis, karena setiap daerah memiliki dinamika persoalan yang berbeda-beda. Keberhasilan pengelolaan irigasi ini nantinya akan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Irigasi sangat menentukan kelancaran suplai pangan yang mendukung MBG.

“Terkait makan bergizi bisa disuplai apabila irigasi untuk pengairan di sana [berhasil]. Untuk bawang yang diprediksi akan menyuplai besar sekali, bagus. Jadi mohon para kepala daerah juga di semuanya ikut memetakan ya, rantai distribusi produksi untuk Makan Bergizi Gratis,” tandasnya.

Sumber: Puspen Kemendagri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga Besar Osok Kabanolo Palang TPA Sorong, Tuntut Pengukuran Ulang Dan Kesepakatan Tertulis
Diduga Settingan Karena Tidak Dibacakan, Rapat Paripurna LKPJ DPR Kota Sorong Menuai Kritik Tajam
Pemprov Papua Barat Daya Gelar FGD, Perkuat Komitmen Lindungi Hutan dan Laut
Imigrasi Sukabumi Perketat Pengawasan TKA di Sektor Tambang, Timpora Libatkan Kecamatan hingga KUA untuk Jaga Stabilitas dan Kelestarian Lingkungan
Pemkot Sorong Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Sosial Melalui FGD Perencanaan Kontigensi Bersama ADRA Indonesia
Bunda PAUD Papua Barat Daya Komitmen Dorong Akses Pendidikan Prasekola untuk Seluruh Anak Usia Dini
Sepihak Pasang Tanda Jual Cepat, Oknum Pegawai Bank BRI Diduga Intimidasi Nasabah.
Forkopimcam Parungkuda Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional, Usung Tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Bangsa dan Negara”
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 09:43 WIB

Keluarga Besar Osok Kabanolo Palang TPA Sorong, Tuntut Pengukuran Ulang Dan Kesepakatan Tertulis

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:36 WIB

Diduga Settingan Karena Tidak Dibacakan, Rapat Paripurna LKPJ DPR Kota Sorong Menuai Kritik Tajam

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:45 WIB

Pemprov Papua Barat Daya Gelar FGD, Perkuat Komitmen Lindungi Hutan dan Laut

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:10 WIB

Imigrasi Sukabumi Perketat Pengawasan TKA di Sektor Tambang, Timpora Libatkan Kecamatan hingga KUA untuk Jaga Stabilitas dan Kelestarian Lingkungan

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:04 WIB

Pemkot Sorong Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Sosial Melalui FGD Perencanaan Kontigensi Bersama ADRA Indonesia

Berita Terbaru

POLRI

Plt Kabid Humas Polda PBD Hadiri Hut GPI Ke-41

Senin, 25 Mei 2026 - 09:21 WIB