BSKDN Kemendagri Tinjau MPP DKI Jakarta untuk Kajian Kemudahan Perizinan Berusaha

- Penulis

Kamis, 16 Januari 2025 - 00:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta- Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama tim lintas instansi melakukan kunjungan lapangan ke Mal Pelayanan Publik (MPP) DKI Jakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam terkait proses perizinan berusaha yang diterapkan di MPP sebagai bagian dari upaya meningkatkan iklim investasi di Indonesia.

 

Koordinator tim kajian, Inspektur IV Inspektorat Jenderal Kemendagri Muhammad Valiandra, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung peningkatan layanan publik, khususnya terkait perizinan berusaha. Melalui kunjungan tersebut, pihaknya ingin memastikan sejumlah hal, baik itu terkait kendala proses perizinan berusaha maupun inovasi yang telah dilakukan demi tercapainya efisiensi dan transparansi dalam proses perizinan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“(Kunjungan kami) untuk mencari solusi bagaimana supaya proses birokrasi (terkait perizinan berusaha) itu tidak sulit. Jadi kita mau mengcapture prosesnya. Ini bukan hanya dilakukan di DKI tetapi juga Surabaya, Bandung, Jambi dan ada 15 daerah lainnya,” terangnya di MPP DKI Jakarta pada Rabu, 15 Januari 2025.

 

Dalam kunjungan tersebut, dia mendorong pemerintah daerah untuk terus mengembangkan inovasi di sektor perizinan guna meningkatkan investasi dan membuka lapangan pekerjaan. Dia juga mengajak para pemangku kepentingan untuk mengisi kuesioner yang akan dianalisis sebagai bagian dari kajian strategis.

READ  Mendagri Tegaskan Desa Kontributor Penting Dukung Swasembada Pangan dan Tingkatkan Perekonomian

 

“Secara teknis, ada kuesioner yang perlu diisi oleh bapak/ibu. Hasilnya akan dianalisis oleh tim BSKDN dan dilaporkan sebagai suatu kajian. Bahkan, saya kira sudah ada beberapa inovasi juga yang kaitanya dengan perizinan (dari daerah) misalnya Kota Tangerang,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, dirinya menerangkan inovasi yang dimiliki Kota Tangerang dalam memangkas waktu pengurusan perizinan dari 10 jam menjadi 1 jam merupakan contoh nyata yang dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menerapkan langkah serupa. Tidak terkecuali, bagi DKI Jakarta yang memiliki fasilitas dan sumber daya memadai.

 

“Kota tangerang misalnya (pengurusan perizinan) dari 10 jam menjadi 4 jam bahkan 1 jam. Kenapa DKI juga tidak membuat terobosan (serupa) saya pikir sangat mungkin apalagi dengan fasilitas yang sangat baik ini,” tambahnya.

 

Dirinya kembali menegaskan, kemudahan dalam pengurusan perizinan merupakan langkah penting untuk menarik minat investor, sehingga dapat menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan. Hal ini diharapkan mampu menurunkan angka pengangguran. “Nah, ini yang mau dilakukan sebenarnya, bagaimana kita bisa lebih mudah membuka lapangan pekerjaan, yang harapannya bisa menurunkan angka pengangguran. Itu tujuan besarnya,” pungkasnya.

(Rz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Percepat Digitalisasi Desa, Mendes PDT Fokus Atasi 606 Blank Spot di Sulawesi Tengah
Pemprov Papua Barat Daya Serahkan Dua Unit Mobil Operasional untuk Dukung Pendidikan
Wakil WaliKota Sorong Hadiri Milad ke-43 Kampus Universitas Muhammadiyah Sorong
Kemenpar-Kemenkop Kolaborasi Percepat Pendirian Kopdes Merah Putih di Desa Wisata
KKP Gandeng Pushidrosal dan BOPPJ Survei Perairan Pantura Jawa untuk Pembangunan Tanggul Laut
Realisasi Investasi Papua Barat Daya Capai Rp2,41 Triliun hingga September 2025
Ratusan Pegawai Ikuti Donor Darah Kemendes PDT, Mendes Yandri: Desa Harus Jadi Sumber Kemanusiaan
Pemkot Sorong Gelar Workshop Tata Kelola BOS, Perkuat Komitmen Program Sekolah Gratis
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:58 WIB

Percepat Digitalisasi Desa, Mendes PDT Fokus Atasi 606 Blank Spot di Sulawesi Tengah

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:35 WIB

Pemprov Papua Barat Daya Serahkan Dua Unit Mobil Operasional untuk Dukung Pendidikan

Rabu, 21 Januari 2026 - 05:57 WIB

Wakil WaliKota Sorong Hadiri Milad ke-43 Kampus Universitas Muhammadiyah Sorong

Jumat, 16 Januari 2026 - 04:40 WIB

Kemenpar-Kemenkop Kolaborasi Percepat Pendirian Kopdes Merah Putih di Desa Wisata

Jumat, 16 Januari 2026 - 02:53 WIB

KKP Gandeng Pushidrosal dan BOPPJ Survei Perairan Pantura Jawa untuk Pembangunan Tanggul Laut

Berita Terbaru