Kota Sorong Papua Barat Daya – Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Papua Barat bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya terus memperkuat sinergi dalam mengendalikan inflasi melalui pelaksanaan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang berlangsung di Rylich Panorama Hotel, Rabu (16/7/2026).
Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menjaga stabilitas harga, menjamin ketersediaan pasokan pangan, serta mempertahankan daya beli masyarakat.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Papua Barat Daya Viktor Salossa yang mewakili Gubernur Papua Barat Daya, mengatakan bahwa pengendalian inflasi merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah karena berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat agar stabilitas harga tetap terjaga di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat Arif Rahadian menjelaskan bahwa inflasi Papua Barat Daya pada Juli 2026 masih berada di atas sasaran nasional.
Lebih Lanjut, Arif Mengatakan Kenaikan harga dipengaruhi oleh beberapa komoditas pangan strategis seperti beras, bawang merah, bawang putih, cabai, minyak goreng, dan gula pasir. Selain itu, kondisi cuaca yang kurang mendukung juga memengaruhi produksi dan distribusi hasil perikanan sehingga memberikan tekanan terhadap harga di pasaran.
Untuk mengendalikan inflasi, Bank Indonesia bersama TPID mendorong berbagai langkah strategis, di antaranya penguatan distribusi bahan pangan, pelaksanaan operasi pasar murah, peningkatan kerja sama antar daerah dalam pemenuhan pasokan, serta optimalisasi koordinasi seluruh anggota TPID.
Langkah itu diharapkan mampu menjaga ketersediaan stok pangan sekaligus mengantisipasi kenaikan harga pada bulan-bulan mendatang.
Sebagai tindak lanjut, kegiatan ditutup dengan penandatanganan kerja sama antar daerah (Business to Business/B2B) sebagai bentuk komitmen memperkuat distribusi komoditas strategis dan ketahanan pangan di Papua Barat Daya.
Melalui HLM TPID ini, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas inflasi melalui kolaborasi yang kuat, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi daerah dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Penulis : Leonardo Alfredo Kara
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Suara Rakyat Info














