Kawendra Lukistian: OTT Global Harus Punya Kontribusi Lebih Adil Bagi Indonesia

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawendra dalam rapat kerja Komisi VI DPR RI bersama PT Telkom di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (24/06).

i

Kawendra dalam rapat kerja Komisi VI DPR RI bersama PT Telkom di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (24/06).

Jakarta, – Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian menyoroti soal pertumbuhan pesat layanan Over The Top (OTT) asing di Indonesia. Hal itu diungkap Kawendra dalam rapat kerja Komisi VI DPR RI bersama PT Telkom di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (24/06).

Menurut dia, selama ini para penyedia jasa layanan streaming itu hanya meraup cuan dari pasar dan infrastruktur digital Indonesia tanpa memberi kontribusi, terutama di sektor pajak.

“Kita jangan terlalu baik dengan orang yang ingin memanfaatkan infrastruktur digital yang kita miliki. Telkom perlu duduk bareng dengan Komdigi untuk membahas persoalan ini,” kata politikis Partai Gerindra itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia Indonesia perlu belajar dari sejumlah negara yang telah menerapkan kebijakan lebih progresif terhadap platform digital global.

Ia mencontohkan Korea Selatan yang mewajibkan OTT memberikan kontribusi atas penggunaan jaringan telekomunikasi.
“Di Korea Selatan penyedia layanan OTT membayar network usage fee. Di negara-negara UNI Eropa mereka tunduk terhadap regulasi yang ada,” ucap Kawendra.

READ  Karang Taruna Alai Selatan Gelar Agenda Perdana "Layar Silaturahmi"

“Jangan sampai pihak lain hanya memanfaatkan pasar dan infrastruktur yang dibangun dengan susah payah oleh bangsa ini tanpa memberikan kontribusi yang proporsional. Harus ada keadilan sehingga manfaat ekonomi digital juga dirasakan oleh Indonesia,” ujar Kawendra.

Ia menyoroti besarnya nilai ekonomi digital nasional yang telah mencapai sekitar Rp1.350 triliun, sementara penerimaan pajak digital masih relatif kecil dibandingkan potensi yang ada. “Sektor digital menyumbang Rp32 triliun, tidak sampai 1 persen,” katanya

Karena itu, kata Kawendra, pemerintah, dalam hal ini Komdigi dan Telkom, perlu mencari formula yang tepat agar platform digital global memberikan kontribusi yang lebih jelas dan berkeadilan kepada negara.

Menurut dia penguatan regulasi tidak dimaksudkan untuk menghambat inovasi maupun investasi digital, melainkan menciptakan keseimbangan antara hak memanfaatkan pasar Indonesia dengan kewajiban berkontribusi terhadap pembangunan nasional.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Komisi VI DPR Dorong Pemerintah Regulasi OTT: Ini Masalah Merah Putih!
Sekretaris PKC PMII Riau Supriadi Desak Copot Kapolda Riau, Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Massa Aksi Cipayung Plus
DPC ASWIN Kepulauan Meranti Resmi Daftarkan Kepengurusan ke Kesbangpol
Kejari Bengkalis Petakan 98 Dapur SPPG, Awasi Program Makan Bergizi Gratis
Dinas DLH Gerak Cepat Tindaklanjuti Viralnya Pemberitaan Media Online Terkait keluhan warga Bayah
Wadir I Politeknik Negeri Bengkalis Resmi Buka Kegiatan PjBL Kelompok MKWK 7 Bertema “Gema Anak Bangsa dalam Permainan Rakyat”
Kafilah SBB Hadiri Pembukaan Serimonial MTQ ke-XXXI Maluku 
Bapenda Inhil Lanjutkan Pemeriksaan PBJT Sektor Hiburan, Masuki Tahap Penyampaian Hasil Pemeriksaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:50 WIB

Kawendra Lukistian: OTT Global Harus Punya Kontribusi Lebih Adil Bagi Indonesia

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:33 WIB

Ketua Komisi VI DPR Dorong Pemerintah Regulasi OTT: Ini Masalah Merah Putih!

Kamis, 25 Juni 2026 - 03:34 WIB

Sekretaris PKC PMII Riau Supriadi Desak Copot Kapolda Riau, Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Massa Aksi Cipayung Plus

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:17 WIB

DPC ASWIN Kepulauan Meranti Resmi Daftarkan Kepengurusan ke Kesbangpol

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:07 WIB

Kejari Bengkalis Petakan 98 Dapur SPPG, Awasi Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru