SUARARAKYAT.info|| BANDUNG — Semangat perjuangan dalam membela hak-hak masyarakat kecil kembali ditegaskan dalam momentum Hari Ulang Tahun ke-17 Lembaga Bantuan Hukum BALINKRAS yang berlangsung penuh khidmat dan kekeluargaan di Kantor DPP Pusat LBH BALINKRAS, Jalan Galumpit Taman Cileunyi Blok N23, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Minggu (11/5/2026).
Memasuki usia yang ke-17 tahun, LBH BALINKRAS mengusung tema besar “Pro Justice Balinkras”, sebuah semangat yang menegaskan komitmen lembaga dalam menegakkan keadilan, memberikan pendampingan hukum, serta menjadi garda terdepan bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan akses hukum yang adil dan bermartabat.
Perayaan hari jadi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum LBH BALINKRAS, DR. Malau, S.H., M.H., didampingi Sekretaris Jenderal Aji Saptaji, S.H.I., M.E.Sy., serta dihadiri jajaran pengurus pusat, anggota, dan para kader dari berbagai wilayah yang selama ini aktif dalam kegiatan advokasi dan pendampingan hukum masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam suasana penuh kebersamaan, acara diawali dengan doa bersama dan refleksi perjalanan panjang LBH BALINKRAS sejak pertama kali berdiri hingga mampu bertahan selama hampir dua dekade di tengah dinamika persoalan hukum dan sosial yang terus berkembang di Indonesia.
Ketua Umum LBH BALINKRAS, DR. Malau, S.H., M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa usia 17 tahun bukanlah perjalanan singkat. Menurutnya, mempertahankan konsistensi sebuah lembaga bantuan hukum membutuhkan loyalitas, integritas, dan keberanian moral dalam memperjuangkan keadilan tanpa memandang status sosial masyarakat yang dibela.
Ia menyampaikan bahwa LBH BALINKRAS hadir bukan sekadar sebagai lembaga formalitas, melainkan sebagai rumah perjuangan bagi rakyat kecil yang sering kali tidak memiliki kekuatan menghadapi persoalan hukum.
“Selama 17 tahun ini, LBH BALINKRAS terus berupaya menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat pencari keadilan, khususnya masyarakat tidak mampu yang membutuhkan pendampingan hukum secara nyata. Komitmen ini harus terus dijaga oleh seluruh anggota dan pengurus,” ujarnya.
Selain itu, dirinya juga menekankan pentingnya menjaga marwah dan nama baik lembaga di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Menurutnya, seluruh anggota harus mampu menunjukkan profesionalisme, etika, dan integritas dalam menjalankan tugas advokasi maupun pelayanan hukum kepada masyarakat.
“Jangan sampai perjuangan besar lembaga ini tercoreng oleh kepentingan pribadi. Kita harus menjaga marwah LBH BALINKRAS. Yang paling utama adalah bagaimana masyarakat kecil tetap mendapatkan akses keadilan sesuai amanah dan komitmen lembaga ini sejak awal berdiri,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal LBH BALINKRAS, Aji Saptaji, S.H.I., M.E.Sy., menambahkan bahwa momentum ulang tahun ke-17 ini harus menjadi titik evaluasi sekaligus penguatan organisasi agar semakin solid dalam menghadapi berbagai persoalan hukum yang terjadi di tengah masyarakat.
Ia berharap seluruh kader dan anggota LBH BALINKRAS dapat terus meningkatkan kapasitas intelektual, kemampuan advokasi, serta semangat pengabdian sosial demi memperkuat eksistensi lembaga sebagai bagian dari kontrol sosial dan penegakan supremasi hukum.
Perayaan berlangsung sederhana namun penuh makna. Nuansa kekompakan terlihat jelas ketika seluruh pengurus dan anggota mengenakan seragam kebanggaan berwarna merah sebagai simbol keberanian, solidaritas, dan semangat perjuangan dalam membela hak-hak masyarakat.
Momentum tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antaranggota sekaligus pengingat bahwa perjuangan menegakkan keadilan tidak dapat dilakukan secara individual, melainkan membutuhkan persatuan, keteguhan sikap, dan loyalitas terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara pengurus pusat dan seluruh anggota LBH BALINKRAS yang hadir. Dengan penuh semangat, mereka mengangkat slogan:
“Pro Justice Balinkras Menegakkan Keadilan, Melayani Masyarakat.”
Di usia yang ke-17 tahun ini, LBH BALINKRAS berharap dapat terus menjadi lembaga yang dipercaya masyarakat, hadir di tengah ketidakadilan, serta tetap konsisten memperjuangkan hak-hak rakyat kecil demi terciptanya penegakan hukum yang adil, humanis, dan berpihak kepada kebenaran.
Penulis : Cep Toto
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Suararakyat.info














