SUARARAKYAT.info || SUKABUMI — Warga pesisir Kecamatan Simpenan digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas (Mr. X) yang mengapung di perairan Pantai Sangrawayang, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh dua orang nelayan, yakni Jalu (45) dan Anung (lahir 11 November 1988), saat keduanya tengah dalam perjalanan pulang melaut menuju pesisir. Ketika berada sekitar satu mil dari bibir pantai, keduanya melihat sesosok tubuh manusia dalam posisi tengkurap mengapung di laut.
Mengetahui hal tersebut, Anung segera melaporkan temuan tersebut kepada rekannya, Wildan, yang kemudian meneruskan informasi itu kepada aparat kepolisian setempat. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas gabungan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekitar pukul 13.10 WIB, tim gabungan yang terdiri dari anggota Satreskrim, Satpolairud, Polsek Simpenan, Basarnas, unsur Forkopimcam Simpenan, Tagana, P2BK, serta dibantu oleh nelayan setempat, melakukan proses evakuasi terhadap jenazah tersebut. Proses evakuasi dilakukan di sekitar perairan dekat Vihara Nam Hai Quan Se Impu Sa, sebelum akhirnya jasad dibawa ke darat di Pantai Kampung Pamipiran, Desa Sangrawayang.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah pria tanpa identitas tersebut langsung dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk proses visum et repertum serta upaya identifikasi oleh pihak berwenang.
Kapolsek Simpenan melalui laporan resminya menyampaikan bahwa hingga saat ini, kasus penemuan mayat tersebut masih dalam penanganan Satpolair Polres Sukabumi. Aparat kepolisian juga telah melakukan serangkaian langkah penanganan, mulai dari menerima laporan masyarakat, melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, hingga berkoordinasi dengan pihak Polres Sukabumi.
Selain itu, dokumentasi serta pendataan di lokasi kejadian juga telah dilakukan guna mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.
Selama proses evakuasi dan penanganan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke pihak berwajib atau mendatangi RSUD Palabuhanratu guna membantu proses identifikasi jenazah tersebut.
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Suararakyat.info














