SUARARAKYAT.info || CIANJUR — Menyambut momentum libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026, jajaran Babinpotmar Posmat Cidaun yang berada di bawah koordinasi Lanal Bandung melalui Posal Ujung Genteng menunjukkan langkah proaktif dengan menjalin kolaborasi bersama pengelola destinasi wisata GG Cemara Ciwidig. Kegiatan ini difokuskan pada penataan kawasan serta peningkatan kenyamanan bagi para wisatawan yang diprediksi akan memadati wilayah pesisir selatan Kabupaten Cianjur.
Berlokasi di Kampung Sukamulya RT 03 RW 04, Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, destinasi wisata Cemara Ciwidig menjadi salah satu titik strategis yang dipersiapkan secara serius guna menghadapi lonjakan pengunjung saat musim libur Lebaran. Penataan yang dilakukan melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparat Babinpotmar, pengelola wisata, hingga partisipasi anggota di lapangan.
Langkah kolaboratif ini tidak hanya berfokus pada aspek estetika kawasan wisata, tetapi juga mencakup upaya menjaga ketertiban, kebersihan, serta keamanan lingkungan. Hal ini dinilai penting mengingat meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur panjang yang kerap berpotensi menimbulkan berbagai kerawanan jika tidak diantisipasi sejak dini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perwakilan Babinpotmar Posmat Cidaun menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk menciptakan suasana kondusif di wilayah binaannya. Terlebih, kawasan wisata menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat yang membutuhkan perhatian ekstra dari berbagai pihak.
“Kami berharap selama libur panjang Hari Raya Idul Fitri, situasi di wilayah kerja kami, khususnya di destinasi wisata, tetap dalam kondisi aman, nyaman, kondusif, dan tenteram. Kami juga mengantisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.
Selain itu, upaya penataan ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam mendorong Destinasi Wisata Cemara Ciwidig sebagai salah satu ikon unggulan di kawasan Cianjur Selatan. Dengan potensi alam yang dimiliki, kawasan ini dinilai memiliki daya tarik besar tidak hanya bagi wisatawan lokal, tetapi juga berpeluang menarik minat wisatawan dari luar daerah hingga mancanegara.
Kolaborasi antara aparat kewilayahan dan pengelola wisata ini menjadi contoh nyata pentingnya sinergi lintas sektor dalam pengembangan pariwisata berbasis keamanan dan kenyamanan. Diharapkan, dengan kesiapan yang matang, lonjakan wisatawan pada libur Lebaran tahun ini dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan ketertiban.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Destinasi Wisata Cemara Ciwidig kini bersiap menyambut para pengunjung dengan wajah baru yang lebih tertata, sekaligus menjadi simbol kesiapan daerah dalam mengelola potensi wisata secara profesional dan berkelanjutan.
Penulis : Cep Toto
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Suararakyat.info














