Kota Sorong Papua Barat Daya – Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, resmi memimpin Ikatan Alumni (IKA) Kota Studi Hollandia Jayapura Di Provinsi Papua Barat Daya setelah dikukuhkan sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) dalam acara yang berlangsung di Gedung Lambert Jitmau Kota Sorong, Sabtu (7/3/2026).
Pengukuhan dilakukan oleh Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, yang menandai resmi terbentuknya kepengurusan DPP IKA Kota Studi Hollandia Jayapura Provinsi Papua Barat Daya. Prosesi tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara pengesahan pengurus.
Dalam sambutannya, Elisa Kambu menyampaikan bahwa kehadiran organisasi alumni tersebut merupakan bentuk kepedulian para alumni terhadap pembangunan dan masa depan Tanah Papua.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, Hollandia memiliki sejarah panjang sebagai pusat pendidikan dan peradaban di Papua yang telah melahirkan banyak generasi terdidik yang kini berperan dalam berbagai sektor pembangunan.
“Forum ini hadir untuk merajut dan merawat kebersamaan di antara sesama alumni Kota Studi Hollandia. Kita datang dari berbagai latar belakang, namun memiliki tujuan yang sama yaitu memberikan kontribusi bagi pembangunan Tanah Papua, khususnya Papua Barat Daya,” ujar Elisa.
Mantan Ketua Senat Universitas Cenderawasih itu menegaskan bahwa organisasi alumni ini diharapkan dapat menjadi wadah persatuan serta sarana untuk memperkuat kontribusi alumni bagi masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh alumni untuk meninggalkan kepentingan pribadi dan membangun solidaritas demi kemajuan bersama.
“Alumni Kota Studi Hollandia memiliki tanggung jawab besar dalam membangun Tanah Papua. Kita harus saling mengingatkan, menjaga kebersamaan, dan semakin solid dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.
Elisa yang juga pernah menjabat sebagai Bupati Asmat selama dua periode menegaskan bahwa perjuangan pembangunan di Tanah Papua masih harus terus dilanjutkan, terutama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Perjuangan pembangunan Papua belum selesai. Kita ingin memastikan seluruh anak Papua memperoleh pendidikan yang layak dan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau menilai kehadiran organisasi alumni tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat jaringan sosial serta meningkatkan peran alumni dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia berharap Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat di Papua Barat Daya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilaksanakan peluncuran Lembaga Bantuan Hukum (LBH) IKA Kota Studi Hollandia Jayapura Papua Barat Daya sebagai bentuk komitmen organisasi dalam memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat.
Setelah prosesi pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja (Raker) I untuk merumuskan program kerja organisasi ke depan, kemudian ditutup dengan buka puasa bersama masyarakat sebagai bagian dari upaya mempererat kebersamaan di bulan Ramadan.
Penulis : Leonardo
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Suara Rakyat Info














