Aktivitas PETI di Desa Kari, Kuantan Tengah, Masih Beroperasi di Darat dan Aliran Sungai

- Penulis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 03:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Kuantan Singingi –Hingga Jumat, 23 Januari 2026, aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Desa Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, dilaporkan masih terus berlangsung. Aktivitas ilegal tersebut tersebar di sejumlah titik, baik di darat maupun di aliran anak sungai, dengan menggunakan mesin dompeng serta alat berat jenis excavator, dan beroperasi siang dan malam.

Informasi ini disampaikan oleh warga setempat yang kembali meminta awak media untuk meninjau langsung lokasi-lokasi aktivitas PETI tersebut. Warga menyebutkan bahwa meskipun sebelumnya aktivitas ini telah berulang kali diliput dan diberitakan oleh berbagai media, namun hingga kini belum terlihat adanya tindakan tegas dari pihak aparat penegak hukum.

Menanggapi permintaan tersebut, awak media menyampaikan bahwa pemberitaan terkait aktivitas PETI di wilayah Desa Kari telah dilakukan berulang kali dalam kurun waktu sekitar satu bulan terakhir. Oleh karena itu, saat ini yang dibutuhkan adalah kepastian di lapangan, apakah aktivitas tersebut masih beroperasi atau tidak. Jika terbukti masih berjalan, maka akan diterbitkan berita lanjutan sebagai bentuk kontrol sosial.

Berdasarkan keterangan narasumber terpercaya dari warga setempat, aktivitas PETI di Desa Kari memang masih berlangsung. Adapun sejumlah titik lokasi yang disebutkan antara lain:

1. Di wilayah belakang rumah warga bernama Lilik, terdapat aktivitas PETI yang menggunakan mesin dompeng.

2. Sekitar 500 meter ke dalam, terdapat alat berat excavator yang beroperasi di sisi sebelah kanan jalan.

3. Arah menuju Merbau, dilaporkan terdapat kembali tiga unit alat berat yang sedang beroperasi.

4. Selain titik-titik tersebut, warga menyebutkan masih terdapat beberapa lokasi lain yang melakukan aktivitas PETI, baik di daratan maupun di aliran sungai sekitar wilayah Desa Kari.

Warga berharap adanya tindakan tegas dan nyata dari pihak berwenang, mengingat aktivitas PETI tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi merusak lingkungan dan membahayakan keselamatan masyarakat sekitar.

Penulis : Athia

Editor : Red

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas TMMD ke 128 Kodim 1801/Manokwari Bersama Warga Tetap Tunaikan Sholat Jum’at
Di Balik Nasi Bungkus Ada Kebersamaan :  TMMD Ke-128 di Kampung Tanah Rubuh, Tanpa Sekat Tanpa Batas
Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba, Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Berikan Penyuluhan di SD Inpres 62 Asai
CFD & CFN Bengkalis Digelar, GWN Dorong UMKM Bangkit dan Berdaya Saing
Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit
Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT
Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong
Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:29 WIB

Satgas TMMD ke 128 Kodim 1801/Manokwari Bersama Warga Tetap Tunaikan Sholat Jum’at

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:27 WIB

Di Balik Nasi Bungkus Ada Kebersamaan :  TMMD Ke-128 di Kampung Tanah Rubuh, Tanpa Sekat Tanpa Batas

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:24 WIB

Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba, Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Berikan Penyuluhan di SD Inpres 62 Asai

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:23 WIB

CFD & CFN Bengkalis Digelar, GWN Dorong UMKM Bangkit dan Berdaya Saing

Kamis, 30 April 2026 - 09:33 WIB

Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit

Berita Terbaru