SUARARAKYAT.info|| Sukabumi – Lembaga pendidikan nonformal Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) LSI kembali menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam mencerdaskan anak bangsa, tetapi juga dalam menanamkan nilai-nilai sosial dan kemanusiaan. Bertempat di Kampung Legok Sirna RT 03/RW 03, Desa Langensari, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, PKBM LSI menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan janda jompo di wilayah sekitar, Sabtu (20/12/2025).
Kegiatan santunan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda besar PKBM LSI yang dilaksanakan dalam satu hari penuh. Selain pembagian santunan, kegiatan juga diisi dengan silaturahmi, evaluasi dan koordinasi internal lembaga, peresmian Kantor Live Skill PKBM LSI, serta ramah tamah antara pengurus yayasan dan para tutor.
Ketua Yayasan LSI, Yofie Sulaiman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar acara seremonial, melainkan bagian dari proses pembelajaran karakter bagi para peserta didik. Menurutnya, pendidikan tidak hanya sebatas transfer ilmu di dalam kelas, tetapi juga harus mampu membentuk kepekaan sosial dan empati terhadap sesama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk kegiatan pembelajaran tatap muka kali ini, kami tidak hanya fokus pada kegiatan belajar mengajar. Kami juga mengajarkan kepada siswa dan siswi PKBM LSI bagaimana pentingnya saling berbagi dan peduli terhadap sesama, salah satunya melalui santunan kepada anak yatim dan janda jompo pada hari ini,” ujar Yofie.
Ia menambahkan bahwa kegiatan santunan ini juga merupakan wujud rasa syukur PKBM LSI kepada Allah SWT atas segala nikmat dan rezeki yang telah diberikan, sehingga lembaga tersebut dapat terus berjalan dan berkembang hingga saat ini.
“Ini adalah salah satu bentuk rasa syukur kami kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmat dan rezeki kepada PKBM LSI. Semoga apa yang kami lakukan hari ini dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi semua,” tutupnya.
Sementara itu, di tempat yang sama, Kepala Sekolah PKBM LSI, R. Iyan Sapta Nurdiansyah, SE, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan pada hari tersebut terbilang cukup padat. Sejak pagi hari, pihaknya telah memulai persiapan kegiatan pembelajaran bagi peserta didik Paket B dan Paket C.
“Alhamdulillah, kegiatan kita hari ini cukup padat. Sejak pagi sekitar pukul 09.00 WIB, kami sudah mulai persiapan pembelajaran untuk Paket B dan Paket C PKBM LSI,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa para tutor telah dijadwalkan secara bergilir mulai dari minggu pertama hingga minggu keempat, dengan sistem penggunaan satu ruangan belajar sementara. Meski masih terbatas, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para tutor dan peserta didik dalam menjalankan proses belajar mengajar.
“Para tutor sudah terjadwal dari minggu ke satu sampai minggu ke empat, dengan jam penyampaian materi yang bergantian menggunakan satu ruangan. Mudah-mudahan ke depannya jumlah rombongan belajar bisa bertambah dan fasilitas semakin memadai,” terangnya.
Lebih lanjut, R. Iyan menyampaikan harapan besarnya agar kehadiran PKBM LSI di tengah masyarakat dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam mencetak generasi penerus yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan keahlian yang siap diterapkan di dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
“Harapan terbesar kami, dengan hadirnya PKBM LSI ini, bisa memberikan manfaat ilmu bagi masyarakat dan melahirkan generasi penerus yang siap skill, mandiri, dan expert di bidangnya masing-masing,” pungkasnya.
Kegiatan santunan dan rangkaian acara PKBM LSI tersebut pun berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan. Para penerima santunan tampak antusias dan bersyukur atas perhatian yang diberikan, sementara para pengurus, tutor, dan peserta didik semakin mempererat kebersamaan serta semangat untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan dan sosial kemasyarakatan.
Editor : Red-01
Sumber Berita: SUARARAKYAT.info














