SUARARAKYAT.info||Sukabumi — Pembangunan talud pelindung tebing (TPT) irigasi di Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mendapatkan sambutan positif dari warga dan kelompok tani setempat. Papan informasi kegiatan yang terpasang di area persawahan menunjukkan bahwa proyek ini merupakan kegiatan “Oplan Rawa Tahap 4 (Rutit)” yang dilaksanakan melalui Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, bekerja sama dengan Kelompok Tani Sumber Mekar.Selasa (02/12/2025)
Proyek yang dibiayai melalui APBN-TP Tahun Anggaran 2025 dengan anggaran sebesar Rp115 juta ini mulai dikerjakan sejak 31 Oktober 2025 dan dijadwalkan rampung pada 31 Desember 2025. Pelaksanaan dilakukan secara swakelola oleh kelompok tani, sehingga manfaatnya bukan hanya pada infrastruktur, tetapi juga membuka ruang pemberdayaan bagi para petani di wilayah tersebut.
Warga mengaku bersyukur atas pembangunan TPT irigasi ini, karena selama ini aliran air ke lahan pertanian sering terhambat akibat kontur tanah yang rawan tergerus hujan. Ketika musim penghujan tiba, tebing irigasi di sekitar area pertanian kerap mengalami kerusakan yang berdampak pada distribusi air ke sawah. Kondisi itu tidak hanya menurunkan efisiensi pengairan, tetapi juga mengancam produktivitas pertanian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan hadirnya pembangunan TPT, masyarakat berharap aliran air dapat kembali stabil dan terkontrol. “Kami sangat terbantu. Dulu kalau hujan besar, air suka meluap dan merusak saluran. Sekarang, dengan dibangunnya TPT ini, mudah-mudahan panen kami bisa lebih baik,” ujar salah satu petani yang berada di lokasi.
Ketua Kelompok Tani Sumber Mekar juga menyampaikan bahwa pembangunan ini menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan lahan pertanian warga. Ia menegaskan bahwa swakelola memberi mereka kesempatan untuk ikut mengawasi dan memastikan kualitas pembangunan agar benar-benar sesuai kebutuhan lapangan.
Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi melalui program ini menegaskan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur pertanian sebagai upaya mendukung ketahanan pangan daerah. Dengan perbaikan sistem irigasi, para petani diharapkan dapat lebih mudah mengatur pola tanam dan meningkatkan hasil produksi.
Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu serta meningkatnya kebutuhan pasokan pangan, keberadaan TPT irigasi ini dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi keberlanjutan pertanian di wilayah Cibadak. Warga berharap pembangunan serupa dapat terus dilakukan di titik-titik rawan lainnya, sehingga kesejahteraan petani semakin meningkat.
Pembangunan yang tengah berlangsung ini bukan hanya menjadi bukti perhatian pemerintah, tetapi juga wujud kerja sama konkret antara pemerintah dan masyarakat desa dalam memastikan sektor pertanian tetap kuat, produktif, dan berkelanjutan.
Editor : Red-SR
Sumber Berita: Suararakyat. info














