Aksi Solidaritas Perempuan Desak Penuntasan Kasus Dugaan TPKS yang Diduga Melibatkan Oknum Pejabat Raja Ampat

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Sorong Papua Barat Daya – Sejumlah aktivis dan tokoh perempuan Papua Barat Daya menggelar aksi solidaritas di depan Markas Polda Papua Barat Daya untuk menuntut percepatan penanganan kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) yang diduga melibatkan seorang oknum pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Raja Ampat.

Aksi ini dipimpin oleh Koordinator Lapangan Nova Sroer, yang menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan moral terhadap korban serta desakan kepada aparat penegak hukum agar bertindak cepat, transparan, dan profesional.

“Kami menuntut Polda Papua Barat Daya segera menangkap oknum pelaku kekerasan seksual. Kasus ini harus ditangani dengan serius dan proses penyelidikannya dibuka secara transparan kepada publik,” tegas Nova Sroer dalam orasinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain mendorong percepatan penetapan status hukum terlapor, massa aksi juga meminta agar yang bersangkutan bersikap kooperatif dalam setiap tahapan pemeriksaan.

Aktivis perempuan Novita Klasjok menyampaikan bahwa kasus ini harus menjadi perhatian publik karena berkaitan dengan perlindungan terhadap perempuan dan anak.

READ  Binrohtal Sambut Ramadhan, Polres Nganjuk Teguhkan Nilai Humanis dan Pengabdian

“Kami tidak main-main. Kasus ini harus dikawal sampai tuntas dan tersangka diadili sesuai hukum berlaku. Tidak boleh ada intervensi pihak mana pun,” ujarnya.

Tokoh perempuan Suku Maya Raja Ampat, Ludya Mentansan, mengingatkan bahwa tindak kekerasan seksual memiliki dampak psikologis jangka panjang bagi korban dan merupakan bentuk tindakan yang merendahkan martabat perempuan Papua.

“Pelaku harus segera diproses dan ditetapkan sebagai tersangka. Hukum berlaku untuk siapa pun, termasuk pejabat,” tegasnya.

Para aktivis menekankan bahwa penyelesaian kasus ini harus berpedoman pada UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) dan tidak boleh dihentikan tanpa alasan yang sah secara hukum.

Di akhir aksi, peserta menyatakan komitmen bahwa mereka akan terus mengawal proses hukum hingga keadilan bagi korban benar-benar ditegakkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembentukan Kampung Tangguh Bebas Narkoba di Kelurahan Matamalagi, Wujud Komitmen Bersama Perangi Narkoba
Tegas Namun Humanis: Polsek Tarokan Jaga “Benteng Barat” Kediri Tetap Damai dan Kondusif 
Aksi Memukau Polisi Cilik Binaan Satlantas Polres Kediri Kota Sedot Perhatian Pengunjung CFD
Kapolri Kenang Jejak Reformasi Gus Dur Melalui Ziarah di Tebuireng Jelang Hari Bhayangkara ke-80
Bareskrim Polri Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional
Pertama Digelar Polres Kediri, Pare Bhayangkara Run 2026 Disambut Antusias Ribuan Pelari
Langkah Pengabdian Satgas Yonif 2 Marinir, Menjaga Keamanan dan Membawa Kebahagiaan untuk Warga Enarotali Paniai
Kawal Asta Cita Presiden, Polsek Tarokan Pastikan Sektor Peternakan Aman dan Produktif
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:31 WIB

Pembentukan Kampung Tangguh Bebas Narkoba di Kelurahan Matamalagi, Wujud Komitmen Bersama Perangi Narkoba

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:35 WIB

Tegas Namun Humanis: Polsek Tarokan Jaga “Benteng Barat” Kediri Tetap Damai dan Kondusif 

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:26 WIB

Kapolri Kenang Jejak Reformasi Gus Dur Melalui Ziarah di Tebuireng Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:22 WIB

Bareskrim Polri Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:10 WIB

Pertama Digelar Polres Kediri, Pare Bhayangkara Run 2026 Disambut Antusias Ribuan Pelari

Berita Terbaru