SUARARAKYAT.info|| Bogor —Suasana hangat dan penuh antusias tampak di lingkungan RT 04 RW 06, Pondok Rajeg, Cibinong, saat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor hadir memberikan edukasi penting mengenai antisipasi dan penanggulangan kebakaran. Kegiatan ini merupakan inisiatif Ketua RT 04, Agus Setiawan yang akrab disapa Pak RT Agung menyusul insiden kebakaran yang sempat dialami warga beberapa hari sebelumnya.Minggu (23/11/2025)
Sebagai langkah cepat pencegahan, Pak RT Agung berkoordinasi dengan Hari Pribadi, petugas Damkar Kabupaten Bogor, dan memohon agar warga diberi pembekalan mengenai bahaya dan penanganan kebakaran khususnya yang disebabkan oleh kebocoran gas LPG. Permohonan ini ditanggapi dengan sangat baik, sehingga edukasi pun dapat terlaksana langsung di lokasi permukiman padat tersebut.
Pelatihan dipandu oleh dua petugas Damkar, yaitu Hari Pribadi dan rekannya, Angga. Keduanya hadir secara sukarela demi memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat. Dalam kesempatan itu, mereka menyampaikan berbagai langkah pencegahan, penanganan darurat, hingga praktik langsung memadamkan api.

“Kami mewakili warga masyarakat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Hari Pribadi dan Pak Angga atas edukasi dan latihan yang diberikan dengan ikhlas,” ujar Agus Setiawan.
Ketua RW 06, H. Julsyahmanuddin Daulay, turut hadir dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa edukasi seperti ini wajib dilakukan secara berkelanjutan, terutama karena mayoritas warga khususnya para ibu beraktivitas di dapur menggunakan kompor gas setiap hari.
“Edukasi ini sangat penting, apalagi untuk ibu-ibu yang sehari-hari beraktivitas dengan kompor gas. Kami berterima kasih kepada rekan-rekan Damkar dan warga yang begitu antusias,” ujarnya kepada awak media.
Salah satu momen menarik dalam kegiatan ini adalah saat praktik pemadaman api dan penanganan kebocoran gas. Dengan telaten, Pak Hari Pribadi memperagakan cara aman mengatasi kebocoran serta teknik memadamkan api pada kompor rumah tangga.
Antusias warga terutama para ibu sangat tinggi. Tak kurang dari 12 orang langsung mencoba praktik memadamkan api menggunakan metode yang telah diajarkan. Suasana sempat riuh, namun penuh semangat dan edukatif
Ketua RW 06 menegaskan bahwa wilayah tersebut merupakan permukiman padat dengan akses jalan yang sulit dijangkau mobil pemadam kebakaran. Kondisi ini membuat edukasi mandiri menjadi sangat penting.“Lingkungan padat seperti ini harus sering mendapat edukasi antisipasi kebakaran. Apalagi akses untuk mobil Damkar sangat terbatas,” tegas H. Julsyahmanuddin Daulay.
Ia juga memastikan bahwa program serupa akan dijadikan agenda rutin di RT lainnya di kawasan RW 06.
Kegiatan edukasi ini ditutup dengan ungkapan terima kasih dari seluruh unsur masyarakat kepada tim Damkar Kabupaten Bogor dan pihak-pihak yang hadir serta mendukung terselenggaranya pelatihan tersebut.“Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi warga kami. Terima kasih atas kerja samanya. Barakallah fiikum,” tutur Ketua RW.
(Yedi)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT














