Suararakyat.info Bantan. Pemdes Desa Bantan Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan setelah berhasil meraih Juara I Lomba Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak. Keberhasilan ini disambut penuh syukur oleh pemerintah desa serta seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam kerja sama membangun lingkungan yang aman, inklusif, dan berpihak pada pemberdayaan perempuan serta pemenuhan hak anak.
Pemerintah Desa Bantan Timur menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh unsur yang berkontribusi, mulai dari perangkat desa, BPD, Baus GMK, tim Relawan Sapa, hingga Forum Anak. Selama ini Forum Anak aktif melaksanakan berbagai kegiatan inovatif dan sosialisasi di lapangan, khususnya terkait kondisi dan pendidikan anak.
Menurut Pemdes Bantan Timur, perhatian terhadap pendidikan anak tidak terlepas dari kontribusi besar mantan Kepala Desa Bantan Timur, Ibu Sani. Pada masa kepemimpinannya, beliau pernah menjadikan Bantan Timur sebagai desa percontohan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak. Salah satu inovasi penting yang masih dirasakan manfaatnya hingga kini adalah pembangunan Sekolah SPS Mariam, yang dipimpin oleh Ibu Tukirah, SPd.I.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekolah ini dibangun di wilayah pesisir yang mayoritas dihuni komunitas suku lokal dan termasuk daerah terpencil. Kehadiran SPS Mariam terbukti efektif mencegah anak-anak di daerah tersebut putus sekolah pada usia PAUD. Hingga saat ini, sekolah tersebut masih berjalan baik dan menjadi simbol kepedulian desa terhadap akses pendidikan untuk semua anak.
Pemdes juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan yang mendampingi Bantan Timur selama mengikuti lomba tingkat provinsi. Dukungan dari berbagai pihak disebut menjadi kunci utama keberhasilan tahun ini.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Terima kasih kepada semua tim yang telah bekerja keras, kepada Forum Anak, relawan, perangkat desa, hingga ibu mantan kepala desa yang sejak lama menggagas inovasi untuk perempuan dan anak,” ungkap perwakilan desa.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi Bantan Timur untuk terus memperkuat program pemberdayaan perempuan serta perlindungan dan pemenuhan hak anak di masa mendatang.*(Tengku)














