Dugaan Maraknya Mafia Tanah di Kampar: Ahli Waris Keluhkan Penyerobotan Tanah Warisan

- Penulis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Kampar,Riau-Kasus dugaan mafia tanah kembali mengguncang Kabupaten Kampar, Riau, khususnya di Desa Tarai dan Desa Kualu, Kecamatan Tambang. Seorang warga bernama Amrizal, sebagai ahli waris lahan warisan keluarganya, melaporkan adanya penyerobotan lahan yang diduga dilakukan oleh pihak tak bertanggung jawab.

Amrizal menjelaskan bahwa tanah tersebut sudah memiliki surat kepemilikan resmi yang dikeluarkan oleh Desa Kualu pada 29 November 1980, lengkap dengan segel resmi, atas nama orang tuanya. Namun, baru-baru ini, ia menemukan bahwa Kepala Desa Tarai mengeluarkan surat baru untuk lahan yang sama dan diberikan kepada pihak lain.

“Tanah itu jelas ada surat dari tahun 1980, bersegel, dan atas nama orang tua saya. Kenapa bisa sekarang ada surat baru dari Desa Tarai untuk lahan yang sama?” ujarnya dengan penuh kekecewaan.Minggu (19/10/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini menimbulkan tanda tanya besar terkait keabsahan surat yang diterbitkan oleh Desa Tarai. Apabila sudah ada surat resmi dari desa tetangga sejak tahun 1980, secara hukum tidak seharusnya ada surat kepemilikan baru yang mengklaim lahan yang sama. Hal ini memunculkan dugaan adanya praktik mafia tanah yang semakin marak di kawasan tersebut.

READ  Dugaan Pencucian Uang dari Tambang Ilegal di Sintang: Pajak Hilang, Ekosistem Hancur

Warga sekitar pun mulai mempertanyakan integritas oknum perangkat desa yang terlibat dalam penerbitan surat kepemilikan tersebut. Peningkatan laporan soal pengambilalihan tanah tanpa dasar hukum semakin menambah kekhawatiran masyarakat terhadap manuver mafia tanah di wilayah ini.

Amrizal berharap agar aparat penegak hukum, khususnya Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan kepolisian, dapat segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Ia menuntut kejelasan hukum dan perlindungan hak waris keluarganya agar tanah tersebut dapat dikembalikan secara sah.

“Saya berharap pemerintah dan aparat hukum dapat memberikan keadilan dan menghentikan tindakan penyerobotan lahan seperti ini. Ini bukan hanya soal saya, tapi juga amanah dari keluarga yang harus dijaga,” tambahnya.

Hingga berita ini disusun, baik pihak Desa Tarai maupun Kecamatan Tambang belum memberikan komentar atau keterangan resmi atas dugaan penyerobotan tanah ini. Masyarakat dan ahli waris kini menunggu langkah konkret dari pemerintah dan penegak hukum untuk menyelesaikan persoalan ini secara transparan dan adil.

(Team,SuaraRakyat.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kawendra Lukistian: OTT Global Harus Punya Kontribusi Lebih Adil Bagi Indonesia
Ketua Komisi VI DPR Dorong Pemerintah Regulasi OTT: Ini Masalah Merah Putih!
Sekretaris PKC PMII Riau Supriadi Desak Copot Kapolda Riau, Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Massa Aksi Cipayung Plus
DPC ASWIN Kepulauan Meranti Resmi Daftarkan Kepengurusan ke Kesbangpol
Kejari Bengkalis Petakan 98 Dapur SPPG, Awasi Program Makan Bergizi Gratis
Dinas DLH Gerak Cepat Tindaklanjuti Viralnya Pemberitaan Media Online Terkait keluhan warga Bayah
Wadir I Politeknik Negeri Bengkalis Resmi Buka Kegiatan PjBL Kelompok MKWK 7 Bertema “Gema Anak Bangsa dalam Permainan Rakyat”
Kafilah SBB Hadiri Pembukaan Serimonial MTQ ke-XXXI Maluku 
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:50 WIB

Kawendra Lukistian: OTT Global Harus Punya Kontribusi Lebih Adil Bagi Indonesia

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:33 WIB

Ketua Komisi VI DPR Dorong Pemerintah Regulasi OTT: Ini Masalah Merah Putih!

Kamis, 25 Juni 2026 - 03:34 WIB

Sekretaris PKC PMII Riau Supriadi Desak Copot Kapolda Riau, Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Massa Aksi Cipayung Plus

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:17 WIB

DPC ASWIN Kepulauan Meranti Resmi Daftarkan Kepengurusan ke Kesbangpol

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:07 WIB

Kejari Bengkalis Petakan 98 Dapur SPPG, Awasi Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru