Tali Gumbang Nelayan Putus, Diduga Terkait Aktivitas Tagbot dan Ponton di Sungai Hiyu

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.Info : MERANTI – Seorang nelayan di Dusun Sungai Hiyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, mengeluhkan putusnya tali gumbang miliknya yang digunakan untuk aktivitas menangkap ikan. Peristiwa itu sempat direkam melalui video oleh nelayan bersangkutan.

Insiden terjadi ketika sebuah Tagbot bernama Kurnia XXVII dan ponton Sumber Anugrah berlabuh tepat di depan Pelabuhan Sungai Hiyu. Nelayan menduga, putusnya tali gumbang tersebut ada kaitannya dengan manuver kedua kapal itu saat melemparkan jangkar.

Menurut keterangan nelayan, kejadian bermula ketika ia sedang memantau peralatan tangkapnya yang terpasang di perairan sekitar pelabuhan. Tak lama kemudian, ia melihat Tagbot dan ponton menghentikan laju dan menurunkan jangkar. Setelah itu, tali gumbang miliknya diketahui putus.

Nelayan yang merasa dirugikan langsung mengabadikan situasi tersebut melalui rekaman video. Video itu memperlihatkan posisi tagbot Kurnia XXVII dan ponton Sumber Anugrah yang tengah berhenti di depan pelabuhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kejadiannya pas kapal itu buang jangkar. Tidak lama kemudian tali gumbang saya putus,” ujar nelayan tersebut saat dimintai keterangan. Ia berharap ada perhatian dari pihak terkait agar nelayan kecil tidak selalu dirugikan oleh aktivitas kapal besar.

READ  LAMR Bengkalis Gelar Rapat Silaturahmi Antar Suku dan Paguyuban, Bahas PEKAT dan Dukungan Riau sebagai Daerah Istimewa

Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat setempat, terutama terkait tanggung jawab kapal yang berlabuh di kawasan yang juga menjadi lokasi aktivitas nelayan tradisional. Mereka meminta agar pihak berwenang melakukan pengecekan dan klarifikasi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola kapal maupun otoritas pelabuhan terkait dugaan keterlibatan tagbot Kurnia XXVII dan ponton Sumber Anugrah dalam insiden putusnya tali gumbang tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun instansi maritim segera turun tangan menengahi persoalan ini. Nelayan menilai kerugian akibat peralatan rusak cukup berdampak pada hasil tangkapan mereka.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan serta keberlangsungan aktivitas nelayan tradisional di Sungai Hiyu. Perlu adanya aturan dan pengawasan ketat agar kapal-kapal besar yang melintas atau berlabuh tidak mengganggu alat tangkap nelayan setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit
Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT
Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong
Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%
​Cara BRI BO Fatmawati Cetak Insan BRILiaN yang Tanggap Kondisi Darurat
Mama-Mama Papua Turun Tangan, Dapur Umum Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Makin Solid
SATGAS TMMD KE-128 KODIM 1801/MANOKWARI LAKSANAKAN PEMASANGAN DINDING RUMAH PROGRAM RTLH
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Rehabilitasi 5 Unit MCK Umum di Kampung Tanah Rubuh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 09:33 WIB

Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit

Kamis, 30 April 2026 - 05:10 WIB

Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT

Rabu, 29 April 2026 - 14:35 WIB

Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%

Rabu, 29 April 2026 - 09:55 WIB

​Cara BRI BO Fatmawati Cetak Insan BRILiaN yang Tanggap Kondisi Darurat

Berita Terbaru

Uncategorized

Polres Kediri ungkap 5 Kasus curanmor, dan kembalikan ke pemilik

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:19 WIB

Uncategorized

Kapolres Kediri Resmikan Renovasi Jembatan Merah Putih Presisi

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:09 WIB