SUARARAKYAT.Info|| Jakarta – Suasana berbeda tampak di lingkungan Sekolah Rakyat, tempat para siswa/i kini merasakan perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari mereka. Bagi sebagian anak, sekolah bukan lagi sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar keteraturan, disiplin, dan kemandirian.senin (8/9/2025)
Para siswa menceritakan bagaimana rutinitas mereka kini tersusun dengan lebih teratur. Jadwal makan yang terjamin, sholat yang dilaksanakan tepat waktu, hingga pola hidup yang disiplin telah menjadi bagian penting dari keseharian mereka. “Dulu saya sering telat sholat, tapi sekarang tidak. Ada jadwal yang jelas, jadi lebih terbiasa disiplin,” ujar salah seorang siswa dengan penuh semangat.
Hal senada juga diungkapkan siswa lainnya yang merasa lebih tenang dan nyaman karena pola hidup sehari-hari terarah. Bagi mereka, kepastian waktu makan dan ibadah bukan hanya soal rutinitas, melainkan juga rasa aman yang sebelumnya belum tentu mereka rasakan di rumah masing-masing.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di balik semua itu, pesan sederhana namun mendalam dari Ibu Sri Mulyani terus menjadi pegangan. Dalam setiap pertemuan, beliau selalu mengingatkan pentingnya menjaga diri, menghormati orang tua dan guru, serta berbuat yang terbaik dalam segala hal. “Kalau kita jaga diri, taat pada orang tua, hormati guru, dan selalu melakukan yang terbaik, hidup kita akan lebih berarti,” pesan beliau yang diingat betul oleh para siswa.
Nilai-nilai itu kini nyata membentuk karakter anak-anak di Sekolah Rakyat. Tidak hanya pintar secara akademis, mereka juga tumbuh dengan bekal akhlak, kedisiplinan, dan rasa hormat. Guru-guru pun merasakan perubahan positif ini. “Anak-anak jadi lebih tertib, lebih saling menghargai, dan punya semangat belajar tinggi. Kami melihat langsung bagaimana pesan sederhana itu mengubah sikap mereka,” ungkap salah satu guru.
Sekolah Rakyat bukan hanya memberikan pendidikan, tetapi juga ruang pembentukan karakter yang kokoh. Harapan besar pun disematkan, agar anak-anak ini kelak tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia, berdisiplin, dan siap menghadapi masa depan dengan bekal nilai-nilai kehidupan yang kuat.
(Sad/Hs)














