SUARARAKYAT.info|| Jakarta – Kehadiran KRI Brawijaya-320, fregat terbaru milik TNI Angkatan Laut (AL), mendapat sorotan istimewa dari pucuk pimpinan matra laut. Kapal perang buatan galangan Fincanteri, Italia, yang baru tiba di Indonesia pada Senin (8/9/2025) ini disebut akan menjadi pusat perhatian dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia pada 5 Oktober mendatang.
Kapal dengan nomor lambung 320 itu bersandar di Dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta Utara setelah menempuh pelayaran selama 44 hari, singgah di enam negara, dan dikomandani oleh Kolonel Laut (P) John David Nalasakti Sondakh dengan awak sebanyak 160 prajurit pilihan. Setibanya di tanah air, kedatangan kapal ini disambut dengan upacara jajar kehormatan yang menegaskan statusnya sebagai aset strategis baru TNI AL.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, dalam arahannya di atas geladak helikopter KRI Brawijaya, menyampaikan kebanggaan atas pencapaian para kru yang berhasil membawa kapal tersebut dengan selamat. Lebih jauh, ia menegaskan bahwa KRI Brawijaya akan tampil sebagai “primadona” dalam gelaran peringatan HUT TNI ke-80.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Anda juga akan menjadi primadona nanti dalam rangkaian latihan, latihan yang ada di armada, dan juga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun TNI yang ke-80 nanti. Kemungkinan akan dilaksanakan di Teluk Jakarta,” ujar KSAL.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, TNI AL merencanakan parade laut di Teluk Jakarta pasca peringatan 5 Oktober. Dalam parade itu, KRI Brawijaya-320 dipastikan akan menjadi sorotan, bukan hanya karena statusnya sebagai kapal terbaru, melainkan juga karena keunggulan teknologi dan persenjataan yang dibawanya.
Kapal fregat ini didesain untuk melaksanakan berbagai misi, mulai dari perang anti-kapal permukaan, anti-udara, hingga anti-kapal selam, serta misi non-tempur seperti operasi kemanusiaan. Kehadirannya semakin memperkuat postur pertahanan maritim Indonesia di tengah dinamika keamanan kawasan Indo-Pasifik.
Selain peran tempur, simbolisme kehadiran KRI Brawijaya juga kental. Dalam konteks perayaan HUT TNI, tampilnya kapal ini diyakini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam modernisasi alutsista dan peningkatan daya gentar pertahanan negara.
Dengan statusnya sebagai kebanggaan baru TNI AL, KRI Brawijaya-320 bukan hanya akan menghiasi parade laut, tetapi juga mengirim pesan tegas kepada dunia internasional bahwa Indonesia siap menjaga kedaulatan lautnya dengan kekuatan yang semakin modern.
(Red)














