SUARARAKYAT.info||Surabaya – Semangat pantang menyerah kembali ditunjukkan oleh generasi muda Indonesia. Muhammad Abdul Malik, siswa SMAN 8 Garut yang lahir di Garut pada 27 Maret 2008, sukses menorehkan prestasi membanggakan di ajang bergengsi Extreme Festival Kopaska Fins Swimming Kasal Cup 2025 yang digelar di Selat Madura, Surabaya, pada awal Agustus 2025.
Malik merupakan putra dari Kopka Irvan, prajurit TNI AL yang berdinas di Lanal Bandung. Sejak awal keikutsertaannya, Malik mengaku mendapat dukungan penuh dari sang ayah. Pesan yang terus terngiang di telinganya bukanlah soal target juara, melainkan soal mental dan tekad.
“Jangan ada kata tidak bisa dan bisa, juara atau tidak juara itu tidak penting. Yang terpenting adalah niat, ada kemauan, dan jalankan. Jadikan pengalaman hidup, tetap semangat,” ujar Kopka Irvan, ayah Malik, yang selalu memberikan dukungan penuh.sabtu (9/8/2025)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya keluarga inti, dukungan juga datang dari berbagai pihak, mulai dari Kepala Sekolah SMAN 8 Garut, wali kelas, hingga teman-teman sekolahnya. Malik pun tidak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pakde Ikhsan dan Bude Heni beserta keluarga yang turut membimbing dan mendukungnya selama persiapan hingga pelaksanaan lomba.
Keikutsertaan Malik di ajang ini bukan sekadar mencari medali, tetapi juga mengasah mental bertanding, menambah pengalaman, dan membentuk karakter pantang menyerah. Dengan penuh rasa syukur, Malik menyampaikan kebahagiaannya karena dapat menyelesaikan lomba dengan baik dan selamat.
“Terima kasih ya Allah, kami bisa mengikuti ajang bergengsi ini dengan baik serta selamat,” ucap Malik penuh haru.
Setelah melewati persaingan ketat di perairan Selat Madura, Malik akhirnya pulang ke kampung halaman di Garut dengan membawa medali dari Kopaska Fins Swimming Kasal Cup 2025. Perjalanannya di Surabaya meninggalkan kesan mendalam, mengingat kota pahlawan tersebut menjadi saksi perjuangannya di medan lomba.
“Surabaya punya kenangan, aku pulang ke Garut dengan membawa medali,” tutur Malik singkat namun penuh makna.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi pelajar lain di Garut dan seluruh Indonesia untuk terus berani mencoba, berjuang, dan tidak takut gagal, karena setiap pengalaman adalah langkah berharga menuju masa depan yang lebih baik.
(Hs)














