Hasto Kristiyanto Resmi Bebas dari Rutan KPK Usai Dapat Amnesti Presiden

- Penulis

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 00:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, secara resmi menghirup udara bebas setelah mendapatkan amnesti dari Presiden Republik Indonesia. Ia keluar dari Rumah Tahanan Negara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat malam, (1/8/2025), sekitar pukul 21.22 WIB.

Pantauan langsung detikcom di lokasi menunjukkan Hasto melangkah keluar dari pintu utama rutan KPK di Kuningan, Jakarta, dengan mengenakan baju merah khas PDIP yang dipadukan dengan blazer hitam. Ia tampak tenang dan bersemangat, mengepalkan tangannya ke arah awak media yang telah menunggunya sejak sore hari.

Kepulangan Hasto tidak sendirian. Ia didampingi oleh tim kuasa hukum yang telah setia mendampinginya sejak proses hukum dimulai. Di antaranya terlihat pengacara ternama seperti Febri Diansyah, Arman Hanis, dan Maqdir Ismail yang turut hadir menjemputnya keluar dari balik jeruji.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amnesti yang diberikan pemerintah kepada Hasto Kristiyanto menjadi penanda penting dalam dinamika hukum dan politik nasional. Keputusan ini tentu menimbulkan beragam reaksi dari berbagai pihak. Namun demikian, bagi kalangan internal PDI Perjuangan, kebebasan Hasto adalah momentum pemulihan moral dan penguatan konsolidasi politik partai, terutama jelang kontestasi politik nasional mendatang.

READ  Serap Aspirasi Warga Sukaraja, Uden Abdunatsir Fokus Isu BPJS, Guru Madrasah, dan Keterbatasan Anggaran Daerah

Hasto sendiri belum memberikan pernyataan resmi kepada pers. Namun dari gestur tubuh dan semangat yang ia tunjukkan malam itu, publik dapat menangkap pesan bahwa dirinya siap kembali berkiprah dalam dunia politik nasional. Kepalan tangan yang ia tunjukkan ke arah media menjadi simbol perlawanan dan keteguhan, seolah menyampaikan bahwa perjuangan belum usai.

Sebelumnya, Hasto sempat ditahan oleh KPK terkait kasus yang menyeret sejumlah nama besar. Namun proses hukumnya menarik perhatian publik setelah berkembang wacana pemberian amnesti oleh pemerintah. Setelah melalui berbagai pertimbangan hukum dan politik, Presiden akhirnya mengeluarkan keputusan resmi yang memberikan amnesti kepada Hasto.

Dengan kebebasan ini, kini publik menantikan langkah-langkah politik berikutnya dari tokoh yang dikenal sebagai salah satu arsitek strategi PDIP tersebut. Apakah ia akan kembali menduduki posisi strategis di partai? Apakah ia akan meluncurkan narasi perlawanan politik terhadap kriminalisasi kader? Semua itu masih menjadi tanda tanya yang menarik untuk dicermati dalam beberapa waktu ke depan.

(Swd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota DPR RI Dari Fraksi PDI Perjuangan, IR. Rudianto Tjen, Menggelar Reses Di Desa Berbura
Ahmad Surachman, S.Pd Siap Maju Pilkades Karang Sentosa 2026–2034, Usung Desa Madani dan Transparan
Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Uden Abdunnatsir: Insentif Kecil Masih Dipotong, Pengawas Jangan Pungli
Yakub F Ismail: Membaca Arah Politik NasDem
Hijrah Politik Nina Agustina ke PSI, Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pengabdian untuk Indramayu
Komisi II DPRD Sukabumi Kawal Prioritas Agroindustri dan Pariwisata Parungkuda dalam Musrenbang 2026
Gerindra Kawal Aspirasi Rakyat, Teddy Setiadi Tegaskan Pentingnya Mekanisme dan Disiplin Administrasi di Musrenbang Cidahu
Reses Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Sukabumi, Galuh Naufal Munawar: Infrastruktur Jalan dan Layanan BPJS Jadi Sorotan Warga
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:30 WIB

Anggota DPR RI Dari Fraksi PDI Perjuangan, IR. Rudianto Tjen, Menggelar Reses Di Desa Berbura

Minggu, 26 April 2026 - 12:03 WIB

Ahmad Surachman, S.Pd Siap Maju Pilkades Karang Sentosa 2026–2034, Usung Desa Madani dan Transparan

Jumat, 24 April 2026 - 01:55 WIB

Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Uden Abdunnatsir: Insentif Kecil Masih Dipotong, Pengawas Jangan Pungli

Jumat, 17 April 2026 - 08:55 WIB

Yakub F Ismail: Membaca Arah Politik NasDem

Minggu, 22 Maret 2026 - 10:19 WIB

Hijrah Politik Nina Agustina ke PSI, Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pengabdian untuk Indramayu

Berita Terbaru