Suararakyat.info.Indragiri Hilir, Riau-Kebanggaan kembali dirasakan masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir. Dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Provinsi Riau yang digelar pada 23–25 Juli 2025, putra-putri terbaik dari SMAN 1 Tembilahan Hulu berhasil mengukir prestasi membanggakan di bidang seni tari. Mereka sukses meraih Juara 3 dalam kategori tari berpasangan, membawa pulang medali perunggu dan mengharumkan nama sekolah serta daerah asal mereka.minggu (27/7/2025)
Dua siswa berbakat, Mahessa Alifurrahman dan Abdul Razaq Mujib, keduanya merupakan siswa kelas XII di SMAN 1 Tembilahan Hulu, tampil memukau dalam pertunjukan tari yang mereka bawakan. Mengusung semangat kebudayaan lokal, penampilan mereka berhasil menggabungkan unsur tradisional dan sentuhan modern yang dinamis, menghadirkan suguhan artistik yang tidak hanya estetis namun juga penuh makna. Dengan gerak yang kompak, ekspresi kuat, dan iringan musik yang menyatu, mereka sukses mencuri perhatian dewan juri maupun para penonton.
Keberhasilan ini tentu bukan hasil kerja instan. Di balik penampilan gemilang tersebut, terdapat kerja keras tim kreatif dan pembimbing yang solid. Di bawah arahan Kepala Sekolah Bapak Agus Purwanto, S.Pd., serta pembina sekaligus koreografer Mohd. Rizki Nur Asri, SH., MH., proses latihan digarap secara serius dan profesional. Dukungan teknis dan kreatif juga datang dari tim pendamping berbakat seperti Mariyandi Syahputra, Devandi Saputra, serta komposer Rakis Fadli yang menyusun musik pengiring secara khusus untuk menyesuaikan dengan konsep tarian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prestasi ini mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Ketua PKK Kabupaten Indragiri Hilir, Ibu Katerina Susanti Herman. Ia menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa bangganya atas pencapaian siswa-siswi daerahnya.
“Kami sangat bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh anak-anak kami. Ini adalah bukti bahwa Indragiri Hilir memiliki potensi seni yang luar biasa. Semoga pencapaian ini dapat menjadi pemantik semangat bagi siswa-siswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi di bidang seni maupun akademik,” ujar Katerina.
FLS3N Provinsi Riau tahun ini diikuti oleh perwakilan dari 12 kabupaten dan kota, menjadikannya ajang bergengsi yang mempertemukan para pelajar berbakat dari seluruh penjuru provinsi. Kompetisi ini tidak hanya menjadi ruang untuk unjuk kemampuan, tetapi juga menjadi wahana memperkuat identitas budaya serta menjalin kebersamaan antarsiswa melalui seni.
Semangat para peserta dan dedikasi pembimbing menunjukkan bahwa seni bukan hanya tentang hiburan, melainkan juga sarana pembentukan karakter, ekspresi budaya, dan wadah prestasi. Prestasi Mahessa dan Abdul Razaq adalah salah satu bukti bahwa seni daerah mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi jika dikelola dengan tekun dan penuh cinta.
Selamat kepada para siswa, pembimbing, dan seluruh tim pendukung yang telah mengharumkan nama Indragiri Hilir di kancah provinsi. Semoga di tahun-tahun mendatang, prestasi ini dapat terus ditingkatkan dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
(Syahwani)














