Home / POLRI / TNI

Hari Keenam Pendinginan Karhutla di Tanjung Peranap, 10 Embung Dibangun untuk Atasi Krisis Air

- Penulis

Kamis, 24 Juli 2025 - 02:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

suararakyat.Info : MERANTI – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Poros Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, terus dilakukan secara intensif. Hingga hari ini, Rabu (23/7/2025), proses penanganan telah memasuki hari keenam tahap pendinginan.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, menyampaikan bahwa pendinginan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan, BPBD, serta masyarakat sekitar. Selain itu, perusahaan PT ITA juga turut membantu dengan membuat embung-embung air menggunakan alat berat.

“Alhamdulillah, saat ini proses pendinginan terus berjalan. Dukungan semua pihak sangat berarti, terutama dalam pembuatan embung karena di hari pertama dan kedua kami kesulitan air untuk pemadaman,” ujar AKBP Aldi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga saat ini,sebanyak 10 embung telah berhasil dibuat untuk mendukung pasokan air di lokasi. Peralatan pemadaman yang digunakan meliputi 10 unit mesin air, satu unit mesin Robin, satu unit mesin 9 HP, dan 100 roll selang.

READ  Momen Hangat Kapolri Kunjungi Keluarga AKP Anm Lusiyanto, Ungkap Dukacita Mendalam

Kapolres juga mengungkapkan bahwa pada awal kejadian, terdapat 11 titik api di wilayah tersebut, dengan luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 20-30 hektare. Beruntung, titik-titik api tersebut tergolong kategori sedang (medium), dan bisa segera ditangani oleh tim gabungan.

“Dengan kolaborasi dan kecepatan penanganan, titik api saat ini sudah padam. Dua hari terakhir juga dibantu hujan yang mengguyur wilayah ini,” tambahnya.

Kapolres pun mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan membakar lahan dengan alasan apapun. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut bisa menimbulkan dampak luas dan berisiko hukum.

“Saya imbau masyarakat untuk tidak membakar lahan, apapun alasannya. Kita tak ingin hal yang merugikan banyak orang terjadi hanya karena keputusan sesaat,” tegasnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim 1802/Sorong Percepat Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap IV
Siswa-siswi TK Yayasan Hang Tuah Sorong Ikut kegiatan “Education Field Trip” di Pulau Doom
Babinsa Koramil 1802-02/Sorong Barat Monitoring Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV
Pangdam XVIII/Kasuari Hadiri Rapat Kerja Pemprov Papua Barat : Perkuat Sinergi dan Stabilitas Daerah
Percepatan Konstruksi Jembatan Garuda Tahap IV, Kodim 1802/Sorong Perkuat Struktur Dasar
Helikopter Airbus H130 Diduga Hilang di Sekadau, Kodam XII/Tpr Kerahkan Pasukan Lakukan Pencarian.
Polda Papua Barat Daya Laksanakan Rapat Koordinasi Kesiapan Gelar Perkara Dumas
Panglima Armada III Beri Penghargaan kepada Prajurit Berprestasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 02:13 WIB

Kodim 1802/Sorong Percepat Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap IV

Sabtu, 18 April 2026 - 11:56 WIB

Siswa-siswi TK Yayasan Hang Tuah Sorong Ikut kegiatan “Education Field Trip” di Pulau Doom

Sabtu, 18 April 2026 - 03:45 WIB

Babinsa Koramil 1802-02/Sorong Barat Monitoring Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV

Jumat, 17 April 2026 - 13:03 WIB

Pangdam XVIII/Kasuari Hadiri Rapat Kerja Pemprov Papua Barat : Perkuat Sinergi dan Stabilitas Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 03:22 WIB

Percepatan Konstruksi Jembatan Garuda Tahap IV, Kodim 1802/Sorong Perkuat Struktur Dasar

Berita Terbaru

Berita Daerah

Kodim 1802/Sorong Percepat Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap IV

Minggu, 19 Apr 2026 - 02:13 WIB