Suararakyat.info.Jakarta – Dalam semangat mempererat silaturahmi dan memperkuat barisan kader pejuang, Forum Advokasi dan Bela Emak-emak dan Masyarakat (FABEM) DKI Jakarta akan menggelar pertemuan penting pada Minggu, 20 Juli 2025 mendatang. Acara tersebut akan berlangsung pukul 13.00 WIB di Condominium 88 Cilandak, Unit D1, Jakarta Selatan. Pertemuan ini menjadi momentum strategis bagi para kader dan pengurus FABEM dalam menata ulang struktur organisasi dan merespons berbagai persoalan bangsa yang kini mengemuka.
Dengan tajuk “Silaturahmi dan Perubahan Pengurus Baru FABEM DKI Jakarta”, agenda ini diprakarsai oleh jajaran pimpinan pusat FABEM, yang diketuai oleh Zainuddin Arsyad, S.Ip, serta didukung penuh oleh Dewan Tinggi FABEM yang diwakili oleh tokoh senior Siti Fatimah, S.H. Keduanya dijadwalkan hadir langsung untuk memberikan arahan dan menyaksikan proses penyempurnaan susunan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FABEM Jakarta.
Pertemuan ini mengandung dua agenda utama. Pertama, penyempurnaan dan penguatan struktur pengurus DPW FABEM Jakarta guna memastikan roda organisasi berjalan efektif, responsif, dan semakin solid dalam memperjuangkan aspirasi rakyat kecil, khususnya kaum emak-emak yang selama ini menjadi tulang punggung perjuangan sosial di tengah masyarakat. Kedua, adalah pembahasan isu-isu strategis nasional yang kini menjadi sorotan publik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Isu-isu tersebut meliputi kinerja Otoritas Jasa Keuangan (OJK), praktik korupsi di berbagai level pemerintahan, maraknya judi online yang merusak generasi muda, serta praktik pertambangan yang merusak lingkungan hidup dan ruang hidup rakyat. Tak hanya itu, FABEM juga menyoroti menurunnya kualitas moral dan kapabilitas para pejabat negara, yang dinilai semakin jauh dari semangat pengabdian dan keadilan sosial.
Dalam pernyataannya, Ketua Umum FABEM Zainuddin Arsyad menegaskan bahwa FABEM bukan sekadar forum advokasi, melainkan gerakan sosial yang hadir untuk memperjuangkan nilai-nilai keadilan, kejujuran, serta keberpihakan pada rakyat jelata. “Perubahan pengurus bukan sekadar formalitas, tapi bagian dari langkah konsolidasi perjuangan. Kita ingin DPW Jakarta menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kepentingan rakyat dan mengkritisi kebijakan negara yang menyimpang,” tegas Zainuddin.(17/7/2025)
Sementara itu, Siti Fatimah S.H dari Dewan Tinggi FABEM mengajak seluruh kader untuk menjaga semangat perjuangan yang telah dirintis sejak awal. “Kita bukan gerakan elitis. Kita bergerak bersama rakyat, dari rakyat, untuk rakyat. Maka pengurus yang terbentuk nanti harus punya keberanian moral dan etika perjuangan yang tinggi,” ujar beliau.
FABEM mengajak seluruh kader pejuang untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam acara ini. Kegiatan akan diwarnai diskusi terbuka, pengarahan strategis, dan tentunya momentum kebersamaan yang menguatkan solidaritas antar kader. Dresscode wajib yang ditetapkan adalah baju FABEM atau baju putih, sebagai simbol kesederhanaan, kebersihan hati, dan kesatuan gerakan.
Untuk konfirmasi kehadiran, peserta diminta menghubungi langsung Ketua Umum FABEM di nomor: 0821-3619-9998.
FABEM menegaskan bahwa perubahan dimulai dari konsolidasi di dalam. Dari Jakarta, gerakan ini berharap dapat menyulut api perubahan di seluruh wilayah Indonesia. Semangat untuk melawan ketidakadilan dan penyimpangan kekuasaan tidak akan pernah padam.
(Hs)














