Kementerian Transmigrasi Dukung Pembangunan Papua Lewat Program Transmigrasi Lokal: Dorong Kawasan Ekonomi Berbasis Komoditas Daerah

- Penulis

Kamis, 3 Juli 2025 - 06:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta- Dalam rangka mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua, Kementerian Transmigrasi menyatakan komitmennya untuk memperkuat Program Transmigrasi Lokal sebagai salah satu strategi pengembangan kawasan ekonomi berbasis potensi daerah. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, saat menerima kunjungan kerja Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan Bupati Nabire, Mesak Magai, di kantor Kementerian Transmigrasi,kamis (3/7/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Iftitah menyampaikan bahwa transmigrasi bukan lagi dipandang sebagai program pemindahan penduduk semata, tetapi telah berevolusi menjadi instrumen pembangunan kawasan. Melalui pendekatan transmigrasi lokal, pemerintah berupaya membangun pusat-pusat ekonomi baru yang terintegrasi dengan potensi komoditas unggulan daerah.

“Kementerian Transmigrasi mendukung penuh pembangunan di Papua dalam menyejahterakan rakyatnya. Transmigrasi bukan sekadar pemindahan penduduk, melainkan pembangunan pusat ekonomi baru. Kami akan fokus pada pembangunan infrastruktur dasar, ketahanan pangan, serta pemberdayaan masyarakat setempat agar mereka mampu mandiri secara ekonomi,” ujar Iftitah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menambahkan bahwa program transmigrasi lokal akan disesuaikan dengan kearifan lokal dan kebutuhan riil masyarakat, sehingga proses integrasi sosial dan ekonomi dapat berjalan harmonis. Langkah ini sekaligus menjadi upaya pemerintah dalam menjawab tantangan ketimpangan pembangunan antarwilayah dan memperkuat keutuhan NKRI dari wilayah timur.

READ  Langkah Strategis Menuju Tata Kelola Akuntabel: Papua Barat Daya Susun SOP Perencanaan Pembangunan

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap perhatian pemerintah pusat, khususnya Kementerian Transmigrasi, dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat di Papua. Ia menekankan pentingnya pendekatan partisipatif agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku utama dalam pembangunan.

“Program transmigrasi lokal harus berbasis pada kebutuhan masyarakat. Kami harap ada sinergi yang kuat antara pusat dan daerah, sehingga program ini tidak hanya berjalan, tapi benar-benar memberi dampak nyata bagi rakyat Papua,” kata Nawipa.

Senada dengan itu, Bupati Nabire, Mesak Magai, juga mengungkapkan bahwa daerahnya siap menjadi pilot project untuk pengembangan kawasan transmigrasi lokal yang terintegrasi dengan pengembangan pertanian, peternakan, dan perikanan sesuai potensi wilayah.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya koordinasi antarpemerintah dalam mempercepat pembangunan daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T), khususnya di kawasan Papua. Dengan sinergi lintas sektor dan komitmen kuat dari seluruh pihak, diharapkan Papua dapat tumbuh menjadi pusat ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan.

 

(Swd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga Besar Osok Kabanolo Palang TPA Sorong, Tuntut Pengukuran Ulang Dan Kesepakatan Tertulis
Diduga Settingan Karena Tidak Dibacakan, Rapat Paripurna LKPJ DPR Kota Sorong Menuai Kritik Tajam
Pemprov Papua Barat Daya Gelar FGD, Perkuat Komitmen Lindungi Hutan dan Laut
Imigrasi Sukabumi Perketat Pengawasan TKA di Sektor Tambang, Timpora Libatkan Kecamatan hingga KUA untuk Jaga Stabilitas dan Kelestarian Lingkungan
Pemkot Sorong Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Sosial Melalui FGD Perencanaan Kontigensi Bersama ADRA Indonesia
Bunda PAUD Papua Barat Daya Komitmen Dorong Akses Pendidikan Prasekola untuk Seluruh Anak Usia Dini
Sepihak Pasang Tanda Jual Cepat, Oknum Pegawai Bank BRI Diduga Intimidasi Nasabah.
Forkopimcam Parungkuda Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional, Usung Tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Bangsa dan Negara”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 09:43 WIB

Keluarga Besar Osok Kabanolo Palang TPA Sorong, Tuntut Pengukuran Ulang Dan Kesepakatan Tertulis

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:36 WIB

Diduga Settingan Karena Tidak Dibacakan, Rapat Paripurna LKPJ DPR Kota Sorong Menuai Kritik Tajam

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:45 WIB

Pemprov Papua Barat Daya Gelar FGD, Perkuat Komitmen Lindungi Hutan dan Laut

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:10 WIB

Imigrasi Sukabumi Perketat Pengawasan TKA di Sektor Tambang, Timpora Libatkan Kecamatan hingga KUA untuk Jaga Stabilitas dan Kelestarian Lingkungan

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:04 WIB

Pemkot Sorong Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Sosial Melalui FGD Perencanaan Kontigensi Bersama ADRA Indonesia

Berita Terbaru

POLRI

Plt Kabid Humas Polda PBD Hadiri Hut GPI Ke-41

Senin, 25 Mei 2026 - 09:21 WIB