Suararakyat.info.Cianjur-Sinergitas antarinstansi kembali ditunjukkan oleh jajaran TNI Angkatan Laut (TNI AL) Lanal Bandung bersama Posal Pelabuhan Ratu, Babinpotmar Posmat Cidaun, serta Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Cianjur dalam kegiatan monitoring dan komunikasi sosial (komsos) ke area tambak udang di Kampung Ciwaringin, Desa Karangwangi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur Selatan.

Kegiatan tersebut berlangsung pada hari yang cerah dan penuh semangat kebersamaan, dipimpin langsung oleh KBO Satpolairud Polres Cianjur, Iptu Imam Subandi, bersama Aiptu Donny Teguh dan didampingi oleh petugas honorer (Phl) Anung. Dari pihak TNI AL, hadir personel dari Posal Pelabuhan Ratu serta Babinpotmar Posmat Cidaun yang aktif mendampingi dalam upaya pembinaan wilayah maritim dan pengawasan sumber daya laut di wilayah pesisir Cidaun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Monitoring ini bertujuan untuk melihat secara langsung aktivitas tambak udang yang berkembang di kawasan pesisir Ciwaringin sekaligus menjalin komunikasi sosial yang intensif dengan para petambak dan warga setempat. Kolaborasi ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat pesisir dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan berbasis maritim.
Dalam keterangannya, Iptu Imam Subandi menyampaikan bahwa pihaknya bersama TNI AL ingin memastikan bahwa aktivitas tambak berjalan secara aman, tidak menimbulkan konflik sosial, dan selaras dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin kita bersama TNI AL dalam memastikan kawasan pesisir aman dan produktif. Kami juga mengedepankan pendekatan persuasif dan dialogis kepada warga, khususnya pengelola tambak, agar tumbuh kesadaran hukum dan semangat menjaga lingkungan perairan,” ujarnya.(2/7/2025)
Sementara itu, Babinpotmar Posmat Cidaun menambahkan bahwa kegiatan komsos menjadi bagian penting dalam membangun kemanunggalan antara TNI AL dan masyarakat pesisir, serta mendorong kemandirian ekonomi rakyat.

“Dengan turun langsung ke lapangan, kita bisa mendengar langsung keluhan dan harapan warga. Ini penting agar program pembinaan potensi maritim lebih tepat sasaran,” katanya kopka Irvan setiawan.
Para petambak udang di wilayah Ciwaringin pun menyambut positif kunjungan ini. Mereka berharap ada pendampingan dan pembinaan lanjutan dari pihak TNI AL dan Polairud, khususnya dalam hal keamanan laut, pengetahuan budidaya, serta perlindungan dari potensi gangguan seperti pencemaran atau konflik lahan.
Kegiatan ditutup dengan diskusi ringan bersama warga dan pemeriksaan sarana tambak secara simbolis. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi contoh konkret bahwa sinergi antara aparat negara dengan masyarakat dapat menciptakan lingkungan pesisir yang aman, sejahtera, dan berkelanjutan.
(Cep Toto)














