Swalayan Baru di Inhil Tuai Polemik, Diduga Abaikan Himbauan Bupati dan Ancam Kelangsungan UMKM Lokal

- Penulis

Kamis, 26 Juni 2025 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Indragiri Hilir, Riau- Keberadaan sebuah swalayan baru yang kembali berdiri di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Swalayan tersebut diduga kuat berafiliasi dengan jaringan usaha nasional yang kerap dikenal dengan identitas visual merah, biru, dan kuning. Ironisnya, kehadiran swalayan itu justru bertolak belakang dengan himbauan resmi Bupati Inhil yang sebelumnya telah mengingatkan agar tidak lagi membuka swalayan yang dapat mengancam kelangsungan UMKM dan toko kelontong milik masyarakat kecil.(26/6/2025)

Tim investigasi dari media suararakyat.info.melakukan penelusuran langsung ke lokasi pembangunan swalayan tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa yang berada di lokasi hanyalah para pekerja dan satu orang pengawas yang berasal dari Pekanbaru. Lebih mencengangkan, saat dikonfirmasi mengenai status perizinan pendirian swalayan itu, sang pengawas justru mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah semua izin telah dikantongi atau belum.

“Kami hanya melaksanakan pekerjaan. Soal izin, kami tidak tahu. Semua keputusan dari pusat,” ujar salah satu pekerja di lokasi yang enggan disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini jelas menciptakan kekhawatiran di kalangan pelaku UMKM dan pedagang kecil. Pasalnya, kehadiran swalayan besar selama ini terbukti telah menyebabkan anjloknya omset penjualan toko-toko kelontong rakyat. Selain mematikan sumber pendapatan pelaku usaha kecil, keberadaan swalayan juga berpotensi meningkatkan angka pengangguran akibat tergerusnya sektor usaha mikro di tengah masyarakat.

READ  Proyek Rabat Beton di Kampung Cidahu Desa Jatisari Diduga Asal Jadi, Warga Kecewa Karena Tidak Transparan

Diketahui sebelumnya, Bupati Indragiri Hilir telah mengeluarkan pernyataan tegas bahwa pihaknya tidak akan mengizinkan berdirinya swalayan modern baru yang berpotensi menghancurkan sendi-sendi ekonomi lokal. Namun tampaknya, peringatan itu tidak diindahkan oleh pengusaha yang bersikeras membangun jaringan ritel skala besar di kawasan padat penduduk.

Masyarakat kini berharap agar pemerintah daerah, Dinas Perdagangan, Satpol PP, dan instansi teknis lainnya segera turun tangan melakukan penyelidikan terhadap legalitas operasional swalayan tersebut. Jika terbukti tidak mengantongi izin atau melanggar komitmen pembangunan berkeadilan, maka harus ada langkah tegas yang diambil.

Kini, sorotan publik mengarah pada keberanian dan komitmen pemerintah daerah dalam menegakkan keadilan ekonomi lokal. Masyarakat kecil, pelaku UMKM, dan pemilik toko kelontong menunggu langkah konkret dari para pemangku kebijakan.

 

(Syahwani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Manajemen Risiko Jalan Tol: HKA Catatkan Waktu Respon Tangani Insiden 2,5 Menit
Wadir I Politeknik Negeri Bengkalis Buka dan Lepas Parade Budaya Nusantara sebagai Implementasi Projek MKWK
Apoy Apresiasi Kehadiran Iman Adinugraha, Berharap Aspirasi Petani Sukabumi Diperjuangkan di Tingkat Pusat
Kepala SMPN 1 Bengkalis Resmi Buka Projek MKWK Polbeng, Permainan Rakyat Melayu Jadi Sarana Penguatan Karakter
Diduga Langgar Hak Pekerja, Praktik Ketenagakerjaan PT DKS di Meranti Perlu Dievaluasi
Abrasi Sungai Terjang Kuala Enok, Belasan Bangunan Rusak dan Fasilitas Umum Ambruk, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
Wabup Yuliantini Buka Ngobrol Pintar Bersama Dewan Pendidikan, Perkuat Sinergi Majukan Pendidikan Inhil
Ekspose Percepatan Pembangunan dan Manajemen Talenta ASN, Bupati Inhil Dorong Pengembangan Karier Berbasis Kompetensi
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 06:41 WIB

Manajemen Risiko Jalan Tol: HKA Catatkan Waktu Respon Tangani Insiden 2,5 Menit

Minggu, 21 Juni 2026 - 02:15 WIB

Wadir I Politeknik Negeri Bengkalis Buka dan Lepas Parade Budaya Nusantara sebagai Implementasi Projek MKWK

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:52 WIB

Apoy Apresiasi Kehadiran Iman Adinugraha, Berharap Aspirasi Petani Sukabumi Diperjuangkan di Tingkat Pusat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:28 WIB

Kepala SMPN 1 Bengkalis Resmi Buka Projek MKWK Polbeng, Permainan Rakyat Melayu Jadi Sarana Penguatan Karakter

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:20 WIB

Diduga Langgar Hak Pekerja, Praktik Ketenagakerjaan PT DKS di Meranti Perlu Dievaluasi

Berita Terbaru