Produksi Buah Lokal Meningkat Pesat: Pisang Rajai Hortikultura Indonesia Dukung Petani, Wujudkan Kedaulatan Pangan Lewat Konsumsi Buah Nusantara

- Penulis

Minggu, 15 Juni 2025 - 04:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta — Sektor hortikultura Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan. Data terbaru mencatat bahwa pisang menjadi buah paling banyak diproduksi di tanah air dengan volume mencapai 9,69 juta ton. Capaian ini tidak hanya menandai dominasi pisang di sektor buah-buahan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa petani Indonesia terus berperan aktif dalam membangun ketahanan pangan nasional.(15/6/2025)

Buah lokal lainnya yang turut menyumbang produksi besar antara lain mangga, salak, nanas, jeruk siam, dan durian. Ragam produksi hortikultura ini tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga berpotensi besar untuk menembus pasar ekspor. Potensi ekonomi dari buah lokal menjadi sumber harapan baru bagi para petani dalam meningkatkan pendapatan dan taraf hidup mereka.

Kementerian Pertanian menyambut baik perkembangan ini. Dalam berbagai kesempatan, pemerintah terus mendorong masyarakat untuk lebih mencintai produk lokal, salah satunya dengan cara mengonsumsi buah-buahan hasil bumi Indonesia sendiri. Kampanye “Bangga Buah Lokal” menjadi gerakan nasional yang bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan konsumsi buah, tetapi juga memperkuat kedaulatan pangan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan mengonsumsi buah lokal, kita secara langsung membantu para petani. Mereka adalah garda depan dalam ketahanan pangan kita,” ujar seorang pejabat Direktorat Jenderal Hortikultura.

READ  Kelapa Indonesia Kian Mendunia, Ekspor Tembus 19 Negara Tujuan

Selain berdampak positif bagi perekonomian desa dan petani, meningkatnya konsumsi buah lokal juga memberi dampak pada kesehatan masyarakat. Buah-buahan seperti pisang, mangga, dan jeruk kaya akan vitamin, serat, dan antioksidan yang sangat dibutuhkan untuk menjaga daya tahan tubuh dan mencegah penyakit degeneratif.

Namun, tantangan di sektor ini tidak kecil. Permasalahan klasik seperti rantai distribusi panjang, fluktuasi harga, dan minimnya infrastruktur pascapanen masih kerap menjadi hambatan. Oleh sebab itu, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat perlu terus berkolaborasi dalam membangun ekosistem pertanian yang adil dan berkelanjutan.

Kini, saatnya masyarakat Indonesia kembali melihat ladangnya sendiri. Dengan memilih buah lokal, kita tak hanya menikmati hasil bumi yang segar dan sehat, tapi juga menghidupkan ekonomi rakyat kecil, menjaga ekologi, dan memperkuat jati diri bangsa sebagai negara agraris.

Buah lokal, produksi maksimal! Yuk, konsumsi buah nusantara dan dukung petani kita!

(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong
Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%
Media Center Diduga Mati Suri, Kejari Kabupaten  Sukabumi Dituding Tutup Akses Informasi Publik
Made Hiroki Laporkan Dugaan KDRT ke Polisi, Minta Publik Tidak Berspekulasi
Data Korban Insiden Stasiun Bekasi Timur Beredar di Media Sosial, Belum Terverifikasi Resmi dan masih menunggu awak media masih menunggu rilis resmi dari pihak terkait untuk memastikan validitas data korban dalam insiden tersebut
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, Salurkan KPP Rp258,9 Miliar di Papua
Ditegur Menteri PKP, WaliKota Sorong Pastikan BPHTB dan PBG Gratis Mulai Besok, Ancam Copot Pejabat
Komandan Kodaeral XIV Ajak Perkuat Kolaborasi Dukung Program Ketahanan Pangan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:35 WIB

Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%

Rabu, 29 April 2026 - 05:30 WIB

Media Center Diduga Mati Suri, Kejari Kabupaten  Sukabumi Dituding Tutup Akses Informasi Publik

Selasa, 28 April 2026 - 01:12 WIB

Made Hiroki Laporkan Dugaan KDRT ke Polisi, Minta Publik Tidak Berspekulasi

Selasa, 28 April 2026 - 00:05 WIB

Data Korban Insiden Stasiun Bekasi Timur Beredar di Media Sosial, Belum Terverifikasi Resmi dan masih menunggu awak media masih menunggu rilis resmi dari pihak terkait untuk memastikan validitas data korban dalam insiden tersebut

Berita Terbaru