Suararakyat.info.Deli Serdang– Dalam momentum renungan iman Sabtu pagi, sosok jurnalis senior dan aktivis perempuan yang dikenal vokal membela rakyat kecil, Bunda Farida Sebayang, kembali menyuarakan pesan spiritual dan moral yang mendalam. Bertempat di kawasan Deli Serdang, Sumatera Utara, perempuan yang kini menjabat sebagai Ketua Tim Investigasi Mafia Tanah atas tragedi kemanusiaan Sampali dan RS Ex-Tembakau Deli itu menyerukan pentingnya refleksi hidup dan perjuangan menuju tujuan hidup sejati.
Bunda Farida, yang juga aktif dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak lewat jejaring PPPA, DPP GAKORPAN, PPWI, BAI, serta FPN, memulai pesannya dengan sebuah pertanyaan mendasar: “Apakah kita telah mengetahui misi dan visi hidup kita? Apakah kita masih terjebak dalam pekerjaan dan aktivitas yang membawa kita menjauh dari nilai kemanusiaan dan kasih, seperti praktik-praktik aparat hukum, ormas, atau kelompok yang mengedepankan kekerasan dan premanisme?”
Ia mengajak masyarakat untuk merenung dan keluar dari lingkaran kesia-siaan hidup yang hanya mengejar gemerlap dunia: ketenaran, kekayaan, dan kekuasaan. “Banyak orang mengira bahwa keberhasilan hidup hanya dapat diukur dari apa yang tampak: harta, jabatan, dan pujian. Namun Raja Salomo pernah berkata, segala sesuatu adalah kesia-siaan,” ungkapnya dengan nada prihatin.Sabtu (31/5/2025)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Renungan ini bukan sekadar seruan iman, tetapi juga panggilan moral bagi masyarakat, terutama para pejuang keadilan dan kebenaran. Dalam konteks kerja-kerja advokasi dan pembongkaran mafia tanah yang terus dilakukannya, Bunda Farida mengajak semua elemen untuk tidak terjebak dalam dinamika kekuasaan yang menindas rakyat, melainkan untuk kembali pada nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan yang sejati.
“Kekayaan dan kesuksesan tidak menjamin kehidupan yang mulia dan bahagia,” lanjutnya. “Justru yang utama adalah menemukan kembali tujuan akhir dari hidup kita, agar kita menjadi pribadi yang maksimal di dalam Tuhan.”
Ia menutup renungannya dengan mengutip Firman Tuhan dari Kolose 3:1, “Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.”
Pesan ini disampaikan pula oleh Dr. Bernard dari DPP GAKORPAN yang turut mendukung gerakan reflektif dan transformatif ini sebagai bagian dari perjuangan membangun masyarakat yang adil, beradab, dan beriman.
Dalam suasana kebatinan yang penuh perenungan, Bunda Farida menyerukan kepada seluruh rakyat, terutama di Sumatera Utara, agar tetap kuat dalam perjuangan, tidak tergoda oleh tipu daya kekuasaan dan harta, serta terus melandaskan hidup dalam kasih dan keadilan.
“Carilah perkara yang di atas, tempat Kristus ada. Amin. Tuhan Yesus memberkati kita semua,” pungkasnya dengan penuh keyakinan.
(Dr.Bernard)














