Aktivis 98 dan Tokoh Nasional Kutuk Keras Penganiayaan Wartawan di Bengkayang

- Penulis

Jumat, 30 Mei 2025 - 23:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Pontianak– sejumlah aktivis reformasi 1998, tokoh nasional, dan pegiat profesi jurnalis menyatakan keprihatinan mendalam serta mengutuk keras tindakan penganiayaan yang menimpa Stepanus, Pemimpin Redaksi Kalimantan Pos dan CEO media tersebut. Insiden kekerasan terjadi pada 29 Mei 2025 di area Terminal Bengkayang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Tindakan kekerasan terhadap Stepanus dinilai sebagai serangan serius terhadap kebebasan pers dan pilar demokrasi yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945 serta Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Kebebasan pers adalah hak asasi yang wajib dihormati, dan tindakan kekerasan ini tidak hanya melukai individu, tetapi juga mencederai prinsip negara hukum yang menjamin kebebasan berekspresi dan hak publik atas informasi.

“Kami menuntut aparat penegak hukum, khususnya Polres Bengkayang dan Polda Kalimantan Barat, untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan memastikan bahwa para pelaku maupun pihak-pihak yang terlibat di balik aksi kekerasan ini diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas salah satu aktivis 98.(31/5/2025)

Selain itu, para tokoh nasional juga mendesak Dewan Pers dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk memantau dan mengawal jalannya proses hukum secara transparan dan adil. Mereka menekankan bahwa perlindungan terhadap jurnalis merupakan tanggung jawab semua pihak, demi menegakkan demokrasi yang sehat dan berkeadilan.

“Kami menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas pers, organisasi masyarakat sipil, dan lembaga negara, untuk bersatu melawan segala bentuk kekerasan terhadap jurnalis. Kebebasan pers adalah fondasi utama dalam membangun negara yang adil dan demokratis,” lanjut pernyataan bersama tersebut.

Para aktivis dan tokoh nasional menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga keadilan ditegakkan dan memastikan tidak terulangnya kekerasan serupa terhadap jurnalis. Mereka juga menyerukan solidaritas pers nasional untuk bersatu menolak segala bentuk intimidasi, ancaman, dan kekerasan terhadap pekerja media.

Sumber : Stepanus

(Jono//98)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Media Center Diduga Mati Suri, Kejari Kabupaten  Sukabumi Dituding Tutup Akses Informasi Publik
Made Hiroki Laporkan Dugaan KDRT ke Polisi, Minta Publik Tidak Berspekulasi
Data Korban Insiden Stasiun Bekasi Timur Beredar di Media Sosial, Belum Terverifikasi Resmi dan masih menunggu awak media masih menunggu rilis resmi dari pihak terkait untuk memastikan validitas data korban dalam insiden tersebut
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, Salurkan KPP Rp258,9 Miliar di Papua
Ditegur Menteri PKP, WaliKota Sorong Pastikan BPHTB dan PBG Gratis Mulai Besok, Ancam Copot Pejabat
Komandan Kodaeral XIV Ajak Perkuat Kolaborasi Dukung Program Ketahanan Pangan
Kepemimpinan Baru di SPPG Cireunghas, Evaluasi Kinerja dan IPAL Jadi Prioritas
Kolaborasi Jadi Kunci, Kementerian PKP Percepat Rumah Subsidi di Papua
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 01:12 WIB

Made Hiroki Laporkan Dugaan KDRT ke Polisi, Minta Publik Tidak Berspekulasi

Selasa, 28 April 2026 - 00:05 WIB

Data Korban Insiden Stasiun Bekasi Timur Beredar di Media Sosial, Belum Terverifikasi Resmi dan masih menunggu awak media masih menunggu rilis resmi dari pihak terkait untuk memastikan validitas data korban dalam insiden tersebut

Senin, 27 April 2026 - 17:51 WIB

BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, Salurkan KPP Rp258,9 Miliar di Papua

Senin, 27 April 2026 - 17:06 WIB

Ditegur Menteri PKP, WaliKota Sorong Pastikan BPHTB dan PBG Gratis Mulai Besok, Ancam Copot Pejabat

Senin, 27 April 2026 - 12:41 WIB

Komandan Kodaeral XIV Ajak Perkuat Kolaborasi Dukung Program Ketahanan Pangan

Berita Terbaru