Suararakyat.info.Jakarta– Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digelorakan berbagai elemen masyarakat. Salah satu langkah konkret dilakukan di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, di mana Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Blora menggandeng Kelompok Tani Hutan (KTH), Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, serta Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dalam menggelar panen perdana tanaman sorghum yang berlangsung lancar dan penuh berkah.
Panen sorghum ini digelar di tiga lokasi KTH sebagai wujud nyata sinergi antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat petani. Sorghum, tanaman pangan alternatif yang kaya nutrisi, kini mulai dilirik sebagai solusi strategis dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan serta diversifikasi sumber karbohidrat masyarakat Indonesia.
Ketua IPI Blora, KH Muzayyin, mengungkapkan harapannya agar budidaya sorghum ini tidak hanya menjadi proyek sesaat, namun berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. “Dengan hasil panen ini, kami berharap pendapatan masyarakat bertambah, kesejahteraan meningkat, dan tentunya mutu pangan juga lebih baik. Mohon doa agar semua ini sukses dan barokah,” ujar KH Muzayyin dalam sambutannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Senada dengan itu, Ketua Umum IPI, KH K.M.T. Abdul Muhaimin, menekankan pentingnya pengolahan pascapanen yang memperhatikan kualitas dan kesehatan. Produk olahan sorghum berupa tepung dan beras sorghum telah dikemas secara modern menggunakan teknologi vacuum plastik dengan informasi kandungan gizi yang lengkap. “Ini bukan hanya soal panen, tapi juga soal memberikan produk sehat dan higienis untuk masyarakat. Sorghum punya potensi besar untuk menjawab kebutuhan pangan bergizi,” katanya.
Sekretaris Jenderal IPI, Dr. M. Hermansyah, ST., MT., menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari instruksi langsung DPP IPI agar seluruh kepengurusan dari tingkat pusat hingga daerah aktif mendorong kemandirian pangan berbasis pesantren. “Kami menggerakkan seluruh pesantren dan wali santri untuk bersinergi dengan elemen pertanian: pemerintah, petani, pengusaha, dan akademisi. Ini semua untuk mendukung penuh program strategis Ketahanan Pangan Nasional,” ujar Hermansyah kepada SuaraRakyat.Info saat dihubungi di Jakarta pada Selasa (27/5/2025).
Panen perdana tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh dan pejabat daerah, antara lain Wakil Bupati Blora, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, camat, kapolsek, dan koramil setempat. Acara ditutup dengan doa bersama, dipimpin langsung oleh KH K.M.T. Abdul Muhaimin, sebagai bentuk syukur dan harapan agar upaya kolaboratif ini menjadi awal dari kedaulatan pangan Indonesia yang lebih kuat, sejahtera, dan penuh keberkahan.
(S Handoko)














