Gawat Darurat Palestina: Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Pimpin Aksi Dunia Lawan Blokade Israel”

- Penulis

Senin, 5 Mei 2025 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta-Derita rakyat Palestina kini memasuki babak paling kelam. Di tengah blokade ketat dan serangan brutal militer Israel, ribuan anak Palestina sekarat kelaparan. Profesor Dr. KH Sutan Nasomal, SH, MH, pakar hukum internasional sekaligus Presiden Partai Oposisi Merdeka (POM), menyampaikan seruan mendesak kepada Presiden RI Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto untuk memimpin gerakan global membuka akses bantuan kemanusiaan.

“Ini bukan lagi soal politik, ini soal nyawa—terutama anak-anak. Setiap pekan, lebih dari 30 anak mati kelaparan di Palestina. Sejak Maret 2024, kami mencatat lebih dari 2.000 anak telah meregang nyawa akibat gizi buruk ekstrem. Dunia diam, dan PBB pun memilih bungkam,” ungkap Prof. Sutan dalam rilis resmi yang dikirimkan ke berbagai redaksi media nasional dan internasional.(5/5/2025)

Menurut Prof. Sutan, sejak pecahnya konflik besar pada Oktober 2023, wilayah Gaza dan sekitarnya telah berubah menjadi kuburan massal tanpa nisan. Tidak ada bantuan yang mampu menembus blokade Israel. Jalan-jalan tikus ditutup, terowongan dihancurkan, dan perbatasan dijaga ketat dengan ranjau darat dan drone bersenjata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bahkan satu galon air pun belum tentu tersedia selama tujuh hari. Anak-anak memakan kertas, kardus, batang pohon—bukan karena tidak tahu, tapi karena tidak ada pilihan hidup. Gandum telah hilang dari peradaban mereka sejak 11 bulan lalu,” tambahnya dengan nada getir.

Ia juga menuding keras Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai lembaga internasional yang telah gagal total. “PBB telah menjadi penonton kejahatan perang. Mereka merahasiakan data kelaparan anak-anak Palestina, seolah-olah menikmati genosida yang sedang berlangsung. Ini adalah pengkhianatan terhadap konvensi kemanusiaan internasional.”

READ  Presiden Prabowo Dianugerahi Bintang Kehormatan Tertinggi oleh Kesultanan Brunei

Prof. Sutan menyerukan dunia internasional, khususnya negara-negara Islam, untuk segera mengambil tindakan berani. Ia mengusulkan boikot total terhadap Israel—memutus pasokan air, makanan, obat-obatan, hingga senjata dari dan ke Israel. Ia menekankan bahwa hanya tekanan ekonomi dan blokade balik yang dapat melumpuhkan mesin perang zionis.

Khusus kepada Presiden Prabowo, ia menyampaikan harapan besar agar Indonesia tidak hanya bersuara, tetapi memimpin. “Indonesia harus menjadi ujung tombak. Presiden Prabowo harus menginisiasi pembentukan safe zone kemanusiaan di Gaza dan mengawal langsung masuknya bantuan. Waktu kita hanya 24 jam. Keterlambatan adalah pembunuhan secara diam-diam.”

Prof. Sutan juga menyoroti kejahatan politik Barat yang menurutnya secara sistematis menghancurkan dunia Islam: “Selama seabad terakhir, Barat telah menghancurkan negara-negara Muslim satu per satu. Hari ini, bukan hanya masjid yang dibombardir, tetapi gereja juga hancur. Bukan hanya Muslim, tapi Nasrani juga ikut merasakan kelaparan dan kematian.”

Mengakhiri seruannya, Prof. Sutan menegaskan bahwa dunia telah kehilangan keadilan. “Hukum internasional hari ini hanyalah alat penjajah bersenjata. Tidak ada hak asasi manusia, tidak ada moralitas. Yang ada hanyalah kekuasaan dan senjata.”

Ia berharap, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Indonesia mampu menghidupkan kembali semangat Konferensi Asia-Afrika: “Kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Dan hari ini, bangsa Palestina sedang meronta, meminta kita untuk tidak tinggal diam.”

#HentikanPerang #BukaBlokadePalestina #KeadilanUntukAnakPalestina

 

Sumber: Partai POM

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Dorong Penguatan Keamanan Perbatasan ASEAN, Dirjen Imigrasi Paparkan Strategi Nasional di Forum DGICM 2026 Menulis
Yakub F Ismail,Di Balik Gencatan: Implikasinya bagi Indonesia
Aceng Syamsul Hadie: Segera Keluar dari BoP (Board of Peace) Sekarang, Jangan Biarkan Indonesia Dijadikan Alat Legitimasi Penjajahan
Pemerintah Kerajaan Maroko Tegaskan Keamanan Teluk adalah Harga Mati bagi Maroko
Finlandia Dukung Otonomi di Bawah Kedaulatan Maroko sebagai Solusi Sahara Maroko
Aceng Syamsul Hadie: Segera Keluar dari BoP ala Trump, Indonesia Jangan Jadi Kaki Tangan Blok Geopolitik Barat
Aceng Syamsul Hadie: Perjanjian Dagang AS – Indonesia, Stabilitas Tarif atau Menggadaikan Kedaulatan..?!
Budaya Leluhur Bangkit di Pesta Rakyat Kecamatan Pasan Tahun 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:36 WIB

Indonesia Dorong Penguatan Keamanan Perbatasan ASEAN, Dirjen Imigrasi Paparkan Strategi Nasional di Forum DGICM 2026 Menulis

Kamis, 9 April 2026 - 01:00 WIB

Yakub F Ismail,Di Balik Gencatan: Implikasinya bagi Indonesia

Senin, 9 Maret 2026 - 02:42 WIB

Aceng Syamsul Hadie: Segera Keluar dari BoP (Board of Peace) Sekarang, Jangan Biarkan Indonesia Dijadikan Alat Legitimasi Penjajahan

Senin, 2 Maret 2026 - 23:41 WIB

Pemerintah Kerajaan Maroko Tegaskan Keamanan Teluk adalah Harga Mati bagi Maroko

Senin, 2 Maret 2026 - 23:37 WIB

Finlandia Dukung Otonomi di Bawah Kedaulatan Maroko sebagai Solusi Sahara Maroko

Berita Terbaru