SUARARAKYAT. info || BANDUNG— Komitmen menjaga disiplin dan ketertiban terus diperkuat oleh jajaran TNI Angkatan Laut. Detasemen Polisi Militer (Denpom) Lanal Bandung melaksanakan Operasi Penegakan dan Penertiban (Gaktib) sebagai langkah konkret dalam memastikan kepatuhan personel terhadap aturan yang berlaku. Kegiatan ini digelar di depan Markas Komando (Mako) Lanal Bandung, Jalan Aria Jipang No. 8, Kota Bandung, pada Kamis (23/04/2026).
Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Urusan Penegakan Hukum (Kaur Gakum) Denpomal Lanal Bandung, Kapten Laut (PM) Sukardi. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi instruksi pimpinan TNI AL dalam rangka meningkatkan kedisiplinan, ketaatan hukum, serta profesionalisme prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan TNI Angkatan Laut.
Dalam pelaksanaannya, operasi Gaktib menyasar berbagai aspek penting yang berkaitan dengan kedinasan, khususnya penggunaan kendaraan dinas (randis), pemasangan plat nomor dinas, serta kelengkapan administrasi seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM), baik dinas maupun sipil. Selain itu, pemeriksaan juga mencakup kelengkapan atribut dan seragam dinas yang wajib digunakan sesuai ketentuan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk menegakkan aturan internal, tetapi juga sebagai upaya preventif dalam menghindari potensi pelanggaran yang dapat mencoreng citra institusi. Denpom Lanal Bandung juga menaruh perhatian serius terhadap penyalahgunaan atribut TNI oleh pihak-pihak yang tidak berhak, termasuk penggunaan plat dinas rahasia, sirine, strobo, serta lampu rotator oleh individu sipil atau organisasi tertentu.
Dandenpomal Lanal Bandung dalam keterangannya menegaskan bahwa operasi Gaktib merupakan tindak lanjut dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) guna memperkuat kesadaran hukum dan disiplin di kalangan prajurit. Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara TNI dengan institusi lain seperti Polri, serta dengan masyarakat luas.
“Operasi ini bukan semata-mata penindakan, tetapi juga sebagai bentuk pembinaan agar setiap personel memahami dan mematuhi aturan yang berlaku. Dengan demikian, kita dapat mencegah terjadinya kesalahpahaman antar institusi maupun dengan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh personel agar selalu mengedepankan sikap humanis dalam setiap pelaksanaan tugas, menghindari tindakan arogan, serta menjaga etika dan profesionalisme di lapangan. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi TNI, khususnya TNI Angkatan Laut.
Hasil dari pelaksanaan operasi Gaktib kali ini menunjukkan hasil yang menggembirakan. Tidak ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh personel Lanal Bandung. Kondisi ini mencerminkan tingkat kesadaran dan kepatuhan yang tinggi dari seluruh anggota terhadap aturan dan tata tertib yang berlaku.
“Tidak ditemukannya pelanggaran menjadi indikator bahwa pembinaan disiplin yang selama ini dilakukan telah berjalan efektif. Namun demikian, hal ini tidak boleh membuat kita lengah. Disiplin harus terus dijaga dan ditingkatkan,” tambahnya.
Dengan terselenggaranya operasi Gaktib ini, diharapkan seluruh personel Lanal Bandung dapat terus mempertahankan bahkan meningkatkan standar kedisiplinan, sehingga mampu menjadi contoh bagi satuan lainnya serta memberikan kontribusi positif dalam menjaga nama baik TNI di tengah masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa TNI AL tidak hanya berperan dalam menjaga kedaulatan laut, tetapi juga berkomitmen tinggi dalam membangun integritas, profesionalisme, dan kedisiplinan internal sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas negara.
Penulis : Irv
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Suararakyat.info














