Jelang Mudik Lebaran 2026, Kapolda Jabar Pastikan Tol Bocimi Tahap III Siap Difungsikan untuk Urai Kemacetan Parungkuda–Sukabumi

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info | Sukabumi — Menjelang arus mudik Lebaran 2026, kesiapan infrastruktur transportasi menjadi perhatian serius berbagai pihak. Salah satu proyek yang dinilai sangat strategis untuk mengurai kemacetan di wilayah Sukabumi adalah pembangunan ruas Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) Tahap III yang kini hampir rampung.

Untuk memastikan kesiapan jalur tersebut, Kapolda Jawa Barat melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pembangunan Tol Bocimi Tahap III pada Senin (9/3/2026). Peninjauan itu dilakukan bersama pihak pengelola proyek serta sejumlah pejabat terkait guna melihat secara langsung progres pembangunan sekaligus memastikan kesiapan jalan tol tersebut untuk difungsikan selama arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menyampaikan bahwa keberadaan Tol Bocimi Tahap III memiliki peran sangat penting dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas, terutama pada masa Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang identik dengan meningkatnya volume kendaraan dari arah Jakarta menuju wilayah Sukabumi dan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, selama ini jalur arteri dari Parungkuda menuju Sukabumi kerap menjadi titik kemacetan panjang setiap musim mudik Lebaran. Kepadatan kendaraan di jalur tersebut bahkan sering kali menyebabkan antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilometer.

“Tol Bocimi tahap III ini sangat strategis. Jika bisa difungsikan saat Operasi Ketupat Lodaya 2026, maka akan sangat membantu memotong jalur arteri yang selama ini menjadi titik kemacetan panjang,” ujar Kapolda saat meninjau lokasi proyek.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, pembangunan jalan tol tersebut saat ini telah mendekati tahap akhir. Pihak kontraktor masih menyelesaikan beberapa pekerjaan teknis, termasuk proses pengecoran pada bagian akhir jalur yang tersisa.

Kapolda menjelaskan bahwa saat ini hanya tersisa sekitar 150 meter lagi yang harus diselesaikan sebelum ruas tol tersebut benar-benar siap digunakan.

“Dari hasil peninjauan, progresnya sudah hampir selesai. Tinggal sekitar 150 meter lagi yang harus dilakukan pengecoran. Targetnya tanggal 12 Maret 2026 sudah selesai,” jelasnya.

Jika target tersebut tercapai, maka pada 13 Maret 2026 ruas Tol Bocimi Tahap III diperkirakan sudah dapat difungsikan secara terbatas untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan yang biasa terjadi di jalur arteri Parungkuda hingga Sukabumi.

Selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran, ruas tol tersebut direncanakan akan dibuka secara fungsional. Artinya, jalur tol dapat digunakan oleh masyarakat meskipun belum sepenuhnya dioperasikan secara komersial.

Namun demikian, penggunaan jalur tersebut akan dibatasi pada waktu tertentu demi mempertimbangkan faktor keselamatan. Kapolda menyebutkan bahwa ruas tol fungsional tersebut akan dibuka pada siang hari, sementara pada malam hari akan ditutup karena beberapa faktor teknis, terutama terkait kondisi penerangan jalan.

“Kita rencanakan tol ini dibuka pada siang hari selama masa mudik dan balik. Pada malam hari akan ditutup demi alasan keselamatan karena penerangan dan kondisi teknis jalan yang masih terbatas,” ujarnya.

READ  Buka Puasa Bersama Penggiat medsos Influencer Polda Metro Jaya seluruh Jabodetabek Mitra Polres Metro Bekasi

Kabar baik lainnya, jalur tol yang difungsikan sementara tersebut dipastikan gratis bagi masyarakat. Dengan demikian para pemudik dapat memanfaatkan jalur tersebut tanpa dikenakan tarif tol selama masa pengoperasian fungsional.

Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk menggunakan jalur tol tersebut sehingga beban kendaraan di jalur arteri dapat berkurang secara signifikan.

Selain menyiapkan jalur tol fungsional, pihak kepolisian bersama pemerintah daerah juga telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas di jalur arteri yang selama ini menjadi jalur utama pemudik menuju Sukabumi.

Langkah-langkah tersebut meliputi pemasangan pembatas jalan untuk mengurangi konflik kendaraan di persimpangan serta pengaturan lalu lintas yang lebih ketat di titik-titik rawan kemacetan.

Beberapa lokasi yang menjadi perhatian utama aparat kepolisian antara lain kawasan Pasar Cibadak dan Simpang Ratu, yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai titik penumpukan kendaraan saat arus mudik Lebaran.

Di kedua titik tersebut, kepadatan kendaraan sering terjadi akibat aktivitas pasar, persimpangan kendaraan, serta tingginya mobilitas masyarakat.

Oleh karena itu, rekayasa lalu lintas akan dilakukan untuk meminimalisir hambatan perjalanan para pemudik yang melintasi jalur tersebut.

Kapolda juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah turut terlibat dalam upaya mengurai kemacetan selama arus mudik. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi bahkan telah menyiapkan skema kompensasi bagi para pengemudi angkutan kota (angkot) yang terdampak oleh kebijakan pengaturan lalu lintas tersebut.

Langkah ini diambil agar kebijakan rekayasa lalu lintas tidak menimbulkan dampak sosial yang merugikan para pengemudi angkutan umum yang sehari-hari menggantungkan penghasilannya dari jalur tersebut.

Lebih lanjut, Kapolda mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk memanfaatkan jalur Tol Bocimi Tahap III sebagai alternatif perjalanan yang lebih cepat dan aman.

Ia juga memastikan bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan berbagai fasilitas layanan bagi masyarakat selama masa Operasi Ketupat Lodaya 2026, termasuk layanan hotline dan kanal informasi publik yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk memperoleh informasi terkait kondisi lalu lintas.

“Kami juga membuka layanan hotline serta berbagai saluran publikasi untuk masyarakat. Silakan manfaatkan jalur Bocimi tahap III agar perjalanan mudik lebih lancar, aman, dan nyaman hingga sampai tujuan,” pungkasnya.

Dengan hampir rampungnya pembangunan Tol Bocimi Tahap III, masyarakat Sukabumi dan para pemudik kini memiliki harapan baru untuk perjalanan mudik yang lebih lancar. Infrastruktur ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi sementara saat musim mudik, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas wilayah Sukabumi di masa mendatang.

Penulis : HS

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satreskoba Polresta Sorong Kota Ungkap Peredaran Ganja Asal Jayapura, Pelaku Ditangkap Saat Turun Dari KM Gunung Dempo
Pawai Kerukunan Warnai Waisak di Sorong, Irwasda Polda Papua Barat Daya: Perbedaan Justru Perekat Persatuan
Polda PBD Lakukan Pengamanan Ketat Saat Kegiatan KKR OIKUMENE di Pantai Reklamasi
BREAKING NEWS: Polres Raja Ampat Bersama Tim Gabungan Evakuasi Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas di Perairan Waipun
Polda Papua Barat Daya Amankan 13 Motor Diduga Hasil Curanmor dalam Razia Satgas Anti Begal
Polda PBD Bongkar Kasus Curanmor dan Begal: Perketat Pengawasan Kejahatan Jalanan, 16 Pelaku di Amankan
Polda PBD Laksanakan Proses Seleksi Penerimaan Anggota Polri: Junjung Tinggi Prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis
Plt Kabid Humas Polda PBD Hadiri Hut GPI Ke-41
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:14 WIB

Satreskoba Polresta Sorong Kota Ungkap Peredaran Ganja Asal Jayapura, Pelaku Ditangkap Saat Turun Dari KM Gunung Dempo

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:14 WIB

Pawai Kerukunan Warnai Waisak di Sorong, Irwasda Polda Papua Barat Daya: Perbedaan Justru Perekat Persatuan

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:54 WIB

Polda PBD Lakukan Pengamanan Ketat Saat Kegiatan KKR OIKUMENE di Pantai Reklamasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:56 WIB

BREAKING NEWS: Polres Raja Ampat Bersama Tim Gabungan Evakuasi Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas di Perairan Waipun

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:47 WIB

Polda Papua Barat Daya Amankan 13 Motor Diduga Hasil Curanmor dalam Razia Satgas Anti Begal

Berita Terbaru