Home / TNI

TNI AL dan Karantina Gagalkan Penyelundupan 6.860 Burung Ilegal di Pelabuhan Padang Bai

- Penulis

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| KARANGASEM, BALI – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan laut sekaligus melindungi kekayaan hayati Indonesia. Sinergi antara Pos TNI AL (Posal) Karangasem di bawah jajaran Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar bersama Satuan Pelayanan Karantina Padang Bai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ribuan burung ilegal yang dikirim dari Lombok menuju Denpasar, Selasa malam (20/1/2026).

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya pengiriman satwa liar tanpa dokumen resmi melalui jalur penyeberangan laut. Menindaklanjuti laporan tersebut, Komandan Posal Karangasem bersama Kepala Satuan Pelayanan Karantina Padang Bai langsung menggelar operasi pemeriksaan dan penyekatan kendaraan di Dermaga I Pelabuhan Padang Bai, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem.

Dalam operasi tersebut, prajurit Posal Karangasem menghentikan satu unit truk putih bernomor polisi AG 9808 EF yang baru keluar dari KMP Dharma Ferry 8. Truk tersebut dikemudikan oleh seorang sopir berinisial MH, dengan satu penumpang berinisial M yang diduga kuat berperan sebagai kurir pengangkut satwa liar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dilakukan pemeriksaan menyeluruh, petugas menemukan ratusan keranjang berisi burung berbagai jenis yang diangkut tanpa dilengkapi dokumen resmi dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) maupun sertifikat karantina. Temuan ini langsung diamankan dan dilanjutkan dengan pemeriksaan lebih lanjut bersama Satuan Pelayanan Karantina Padang Bai serta tim Flight Protection Bird (Yayasan Terbang Indonesia).

Proses penghitungan dan identifikasi dilakukan di Kantor Satpel Karantina Padang Bai. Dari hasil pendataan, petugas mengamankan total 6.860 ekor burung, terdiri atas:

Manyar betina sebanyak 2.800 ekor

Manyar jantan 680 ekor

Manyar jambul 2.640 ekor

Pleci 240 ekor

Konin 200 ekor

Pipih zebra 200 ekor

Sogon 40 ekor

Prenjak gunung 40 ekor

Srigunting 20 ekor

READ  Satresnarkoba Polres Garut Amankan Pengedar Psikotropika, Transaksi Diduga Melalui Akun Media Sosial

Seluruh burung tersebut dikemas dalam 172 keranjang dan diduga kuat merupakan hasil perdagangan satwa liar ilegal. Diketahui, burung-burung tersebut milik seorang oknum berinisial HM, warga Kediri, Lombok Barat, yang rencananya akan memasok burung-burung tersebut ke pasar burung di Denpasar dengan penerima atas nama Komang.

Komandan Posal Karangasem dalam keterangannya menegaskan bahwa TNI AL tidak hanya berfokus pada ancaman keamanan militer, tetapi juga kejahatan nonmiliter yang merugikan negara dan lingkungan.

“Penyelundupan satwa liar merupakan kejahatan serius yang mengancam kelestarian ekosistem dan melanggar hukum. TNI AL akan terus meningkatkan pengawasan di jalur laut dan pelabuhan, serta bersinergi dengan instansi terkait untuk menindak tegas pelaku,” tegasnya.

Sementara itu, pihak Karantina Padang Bai menyatakan bahwa pengiriman satwa tanpa dokumen resmi berpotensi menyebarkan penyakit serta merusak keseimbangan ekosistem.

“Setiap lalu lintas satwa wajib melalui prosedur karantina dan dilengkapi dokumen sah. Pelanggaran seperti ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berisiko besar terhadap kesehatan hewan dan lingkungan,” ujar perwakilan Karantina Padang Bai.

Saat ini, seluruh satwa hasil penyelundupan telah diamankan di Kantor Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Bali Satpel Padang Bai. Adapun sopir, kurir, serta barang bukti akan diproses sesuai ketentuan hukum dan selanjutnya diserahkan kepada BKSDA Wilayah II Bali untuk penanganan lanjutan.

Keberhasilan penggagalan penyelundupan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI AL, khususnya Lanal Denpasar, dalam mendukung penegakan hukum, perlindungan sumber daya hayati, serta mencegah praktik perdagangan satwa liar ilegal melalui jalur laut wilayah Bali dan sekitarnya. Langkah ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menekankan pentingnya peran TNI AL dalam menjaga kedaulatan sekaligus kelestarian kekayaan alam Indonesia.

(Dispenal TNI AL)

Editor : Red

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolonel Laut (K) Muh. Arifin,Perjalanan Kariernya Menjadi Bukti Konsistensi dan Dedikasi Dalam Mengabdi Kepada Negara
Satgas TMMD ke 128 Kodim 1801/Manokwari Bersama Warga Tetap Tunaikan Sholat Jum’at
Di Balik Nasi Bungkus Ada Kebersamaan :  TMMD Ke-128 di Kampung Tanah Rubuh, Tanpa Sekat Tanpa Batas
Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba, Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Berikan Penyuluhan di SD Inpres 62 Asai
Jembatan Garuda Tahap IV Capai 92 Persen, Harapan Baru bagi Akses Warga Klatifi
Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit
Kodaeral XIV Mengikuti Webinar Sosialisasi dan Edukasi tentang Gejala Kanker Pada Anak
TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Cor Jalan 600 Meter di Kampung Tanah Rubuh, Percepat Akses dan Ekonomi Warga
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:22 WIB

Kolonel Laut (K) Muh. Arifin,Perjalanan Kariernya Menjadi Bukti Konsistensi dan Dedikasi Dalam Mengabdi Kepada Negara

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:29 WIB

Satgas TMMD ke 128 Kodim 1801/Manokwari Bersama Warga Tetap Tunaikan Sholat Jum’at

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:27 WIB

Di Balik Nasi Bungkus Ada Kebersamaan :  TMMD Ke-128 di Kampung Tanah Rubuh, Tanpa Sekat Tanpa Batas

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:24 WIB

Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba, Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Berikan Penyuluhan di SD Inpres 62 Asai

Kamis, 30 April 2026 - 16:44 WIB

Jembatan Garuda Tahap IV Capai 92 Persen, Harapan Baru bagi Akses Warga Klatifi

Berita Terbaru