Wamendag RI Tinjau Harga Bahan Pokok Jelang Nataru di Pasar Sentral Remu Sorong

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Sorong Papua Barat Daya – Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri, melakukan kunjungan kerja ke Pasar Sentral Remu, Kota Sorong, Kamis pagi (18/12/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memantau secara langsung harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Dalam kunjungan tersebut, Wamendag Dyah Roro Esti Widya Putri didampingi Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pariwisata, Zita Anjani. Turut hadir Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, jajaran pimpinan perangkat daerah, unsur Forkopimda, TNI–Polri, serta pihak terkait lainnya.

Saat meninjau Pasar Sentral Remu, Wamendag mengecek langsung harga sejumlah komoditas strategis, di antaranya beras, minyak goreng, cabai, bawang, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya. Selain melakukan pemantauan harga, Wamendag bersama rombongan juga membeli hasil pangan lokal yang dijual oleh mama-mama asli Papua sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal dan pelaku usaha kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wamendag Dyah Roro Esti menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda nasional Kementerian Perdagangan dalam memastikan stabilitas harga bahan pokok menjelang Nataru.

“Kami sejak pagi melakukan pemantauan pasar. Saya didampingi Ibu Zita, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata. Kami datang langsung dari Jakarta untuk memastikan harga bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru tetap terkendali,” ujar Roro Esti.

READ  TMMD ke-124 Kodim 0607/Kota Sukabumi: Pengerahan Tenaga dan Peralatan, 30% Pengecoran Jalan Telah Dikerjakan

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Wamendag menyebutkan bahwa harga minyak goreng masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni sebesar Rp15.700 per liter.

“Kami mengingatkan pemerintah daerah dan para pedagang agar tetap mematuhi ketentuan harga yang berlaku demi menjaga stabilitas dan daya beli masyarakat,” tegasnya.

Meski demikian, Wamendag mengakui terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas, khususnya cabai rawit, yang dipengaruhi oleh faktor cuaca.

“Kenaikan harga cabai rawit disebabkan oleh kondisi cuaca. Curah hujan yang tinggi dapat merusak tanaman cabai, sehingga memengaruhi produksi. Ini menjadi tantangan di lapangan,” jelasnya.

Ia berharap ke depan terdapat inovasi dan penguatan di sektor pertanian, khususnya untuk komoditas cabai, agar proses produksi dapat berjalan lebih stabil dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Roro Esti menekankan pentingnya stabilisasi harga bahan pokok di wilayah Indonesia Timur. Ia mendorong optimalisasi program Tol Laut yang dikelola oleh Kementerian Perhubungan.

“Tol Laut harus dimaksimalkan, tidak hanya untuk memasukkan barang ke Papua, tetapi juga untuk mengirimkan komoditas dari Papua ke Pulau Jawa. Dengan demikian, distribusi akan lebih seimbang dan harga dapat lebih stabil ke depan,” pungkasnya.

Penulis : Leonardo

Editor : Fredo

Sumber Berita: SuaraRakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Media Nasional SUARARAKYAT.Info dan Jajaran Wartawan Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Apresiasi Dedikasi Polri untuk Masyarakat
Ketulusan Prajurit Marinir untuk Papua, Satgas Yonif 2 Marinir Obati Luka Warga Komopa
Sinergitas TNI-Polri Mengalir dalam Semangat Hari Bhayangkara ke-80 : Bersama Masyarakat Wujudkan Papua Barat yang Harmonis
Bidan Sukabumi Perkuat Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak pada HUT IBI ke-75
PPWI Resmi Laporkan Martin Manoluk Tampubolon dan Raja Herman ke Bareskrim Polri Terkait Korupsi dan Pidana Pers
Sejumlah Tokoh Aceh dan Masyarakat Aceh Lakukan Aksi di Kantor ESDM Jakarta,Dr. Fachrul Razi Ancam Demo Aceh Akan Berlanjut Ke Istana
Ratusan Aktivis dan Elemen Masyarakat Serukan Keadilan untuk Aknis Jance Zebua, Aksi 1000 Lilin Digelar di Medan
WALHI Desak Uni Eropa Masukkan Viskose ke EUDR, Soroti Jejak Deforestasi dan Pelanggaran HAM dalam Rantai Pasok Industri Fesyen Global
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:43 WIB

Media Nasional SUARARAKYAT.Info dan Jajaran Wartawan Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Apresiasi Dedikasi Polri untuk Masyarakat

Senin, 29 Juni 2026 - 02:26 WIB

Ketulusan Prajurit Marinir untuk Papua, Satgas Yonif 2 Marinir Obati Luka Warga Komopa

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:59 WIB

Sinergitas TNI-Polri Mengalir dalam Semangat Hari Bhayangkara ke-80 : Bersama Masyarakat Wujudkan Papua Barat yang Harmonis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:09 WIB

Bidan Sukabumi Perkuat Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak pada HUT IBI ke-75

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:10 WIB

PPWI Resmi Laporkan Martin Manoluk Tampubolon dan Raja Herman ke Bareskrim Polri Terkait Korupsi dan Pidana Pers

Berita Terbaru